Jumat, Mei 14, 2021

Pahami Yuk Proses Penambangan Emas Modern

Semakin hari proses penambangan emas semakin modern karena komoditas andalan ini masih menjadi primadona devisa yang teknologi tambangnya selalu diperbaharui. Di samping itu, alat-alat pendukung penambangan  yang digunakan juga mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan para pekerja tambang.

Dalam pengolahannya, proses penambangan emas yang modern di masa sekarang terbagi menjadi dua proses utama yaitu, proses hidrometalurgi dan proses pirometalurgi. Proses hidrometalurgi adalah pengolahan emas dengan memanfaatkan senyawa kimia. Proses ini dilakukan dengan 3 tahapan yakni pelindian, pemekatan dan yang terakhir pengambilan.

Untuk tahap pelindian akan dilakukan proses pemisahan emas dengan kotoran dengan mencampurkan senyawa kimia khusus. Nantinya emas dengan batuan lainnya akan terpisah secara otomatis, setelah diberikan senyawa kimia ini. Kemudian untuk tahapan pemekatan, akan dilakukan  proses penyaringan emas dengan tingkat kemurnian tertentu, dengan menaikkan dosis senyawa kimia yang dicampurkan. Sedangkan pada tahap pengambilan atau tahapan akhir, akan dilakukan pengumpulan emas murni yang telah diseleksi sebelumnya.

Adapun proses pirometalurgi merupakan metode pengolahan emas yang dilakukan dengan memfokuskan pada pemberian suhu panas dari proses pembakaran. Terdapat 5 tahapan yang dijalankan pada proses pirometalurgi, yaitu tahapan pengeringan, kalsinasi, pemanggangan, peleburan dan yang terakhir pemurnian.

Pada tahapan pengeringan dilakukan dengan cara memasukkan batuan campuran emas ke dalam alat yang bersuhu 120 derajat celcius, dengan tujuan untuk menghilangkan kandungan air yang masih tersimpan.

Baca Juga : 5 Daerah Tambang Emas Terbaik di Indonesia

Kemudian di tahap kalsinasi, emas dikerjakan menggunakan tungku khusus, yang bertujuan untuk melakukan dekomposisi atas panas batuan campuran emas yang telah diproses sebelumnya. Ketiga, di tahap pemanggangan dilakukan dengan batuan senyawa kimia.  Pada tahapan ini suhu pemanggangan disesuaikan dengan titik didih emas, sebab suhu harus berada di bawah titik didih material terkait agar tidak merusak kondisinya.

Selanjutnya, di tahap peleburan akan terjadi proses yang melelehkan semua jenis batuan yang telah diproses sebelumnya. Pada saat peleburan suhu justru harus berada di atas titik didih material, agar bisa dilelehkan dengan sempurna. Terakhir adalah tahapan pemurnian, di mana  emas murni dan batuan yang dianggap pengotor dipisahkan secara sempurna. Untuk diketahui,proses pemurnian ini tidaklah menggunakan tenaga manual, melainkan masih berbasis temperatur panas.

Related Articles

Indonesia
94,857
Total active cases
Updated on May 14, 2021 2:09 pm

Latest Articles