Minggu, Mei 26, 2024
EmasWajib Tahu! Jenis-jenis Pertambangan di Indonesia

Wajib Tahu! Jenis-jenis Pertambangan di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya sumber daya alam (SDA) mineral tambang.

Seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi, banyak cara baru untuk mengelola sumber daya tersebut. Tapi dengan catatan, hasil dari pengolahan SDA tadi harus mengedepankan asas kebermanfaatan bersama dan tidak merusak alam. 

Industri pertambangan harus tetap berada di jalur yang dapat memberikan nilai positif dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sesuai topik artikel kali ini, jenis pertambangan yang ada di Indonesia hampir ada di seluruh penjuru nusantara terdapat lahan tambang.  

Baca Juga: Sudah Tahu Tumbuhan Apa Saja Pembentuk Batubara?

Berikut rincian jenis-jenis pertambangan yang ada Indonesia:

  1. Batubara

    Batubara merupakan sektor yang memberikan subangan sangat besar dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Salah satu wilayah penghasil batubara terbesar, yaitu Kalimantan. Kalimantan menyumbang 48,2 miliar ton batubara tiap tahunnya. 
  2. Timah 

    Timah dapat diolah menjadi pembungkus coklat, permen dan kemasan rokok. Timah juga dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan alat-alat elektronik, seperti smartphone, komputer, TV, dan sebagainya. Salah satu daerah pemasok timah terbanyak, yaitu Pulau Belitung, tepatnya di daerah Manggar.

  3. Emas

    Emas merupakan salah satu logam mulia karena sifatnya yang tahan korosi dan teroksidasi. Emas juga merupakan logam berharga yang memiliki nilai komoditas dan dagang yang relatif tinggi.Hampir di seluruh wilayah Indonesia terdapat area galian tambang emas di antaranya Timika, Padang, Lampung, Bogor, Tasikmalaya, dan beberapa wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
  4. Tembaga

    Tembaga dapat diproduksi menjadi konduktor aliran listrik, bahan bangunan dan juga sebagai komponen dari beberapa jenis logam paduan/campuran.Misalnya untuk logam paduan perhiasan berbahan perak sterling, untuk pembuatan koin dan sebagainya. Timah paling banyak ditambang di wilayah Sumatera seperti Mandailing Natal, Silungkang dan Tanah Pinem.
  5. Bauksit

    Bauksit merupakan bahan dasar untuk membuat aluminium. Sementara aluminium dimanfaatkan sebagai bahan baku otomotif, kelistrikan, properti dan alat-alat rumah tangga. Indonesia memiliki sumberdaya bauksit sekitar 7,55 miliar ton dan cadangan sebesar 3,22 miliar ton.Potensi dan cadangan endapan bauksit terdapat di Bintan, Kepulauan Riau, Bangka dan Kalimantan. Bauksit pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1924 di Kijang, pulau Bintan, di Kepulauan Riau.
  6. Bijih Besi

    Bijih Besi merupakan batu atau mineral (pasir) yang diekstraksi akan menghasilkan logam besi.Besi sifatnya kuat dan ekonomis seringkali dimanfaatkan sebagai komponen utama bangunan, infrastruktur, peralatan, mobil, kapal, mesin, alat-alat rumah tangga, hingga senjata. Tambang bijih besi terdapat di Cilacap, Lampung dan pulau-pulau kecil di sekitar Kalimantan, seperti Derawan dan Sebuku.

    Itulah jenis-jenis pertambangan di Indonesia yang wajib kalian tahu.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer