Jumat, Maret 1, 2024
Ilmu TambangLIDAR: Teknologi Pemetaan Tambang Paling Efisien

LIDAR: Teknologi Pemetaan Tambang Paling Efisien

Teknologi pemetaan di industri tambang terus mengalami kemajuan. Salah satunya adalah LiDAR yang menjadi teknologi pemetaan tambang, yang menawarkan solusi lebih cepat, teliti, dan dinilai paling efisien. 

LIDAR atau Light Detection And Ranging merupakan teknologi yang menyediakan data spasial dengan cepat dan akurat.

Teknologi ini semakin dibutuhkan dan memegang peranan sejak disahkannya Undang-Undang (UU) Geospasia l tahun 2011. 

Memang, saat ini pemetaan tambang dengan sinar laser merupakan sistem pemetaan paling efisien dibandingkan dengan survei langsung maupun fotogrametri dan penginderaan jauh.

LiDAR mampu mengakuisisi data hingga 200 Khz atau 200.000 titik perdetik dan dapat menghasilkan data ketinggian dengan kerapatan 25 titik/m2.

Secara sederhana, cara kerja LiDAR untuk pemetaan tambang adalah dengan menembakan gelombang aktif dari pesawat ke permukaan bumi dan gelombang tersebut akan kembali setelah mengenai objek-objek di permukaan bumi.

LiDAR akan menghasilkan data dalam bentuk point cloud yang akan membentuk suatu permukaan atau objek dalam bentuk 3D.

Baca Artikel  ‘Naica Mine’ Gua Tambang yang Menyimpan Kristal Raksasa

Dalam pemetaan tambang, LiDAR dapat membantu untuk memantau kemiringan lereng, menghitung volume stockpile, dan melakukan cut and fill.

Untuk bisa mengoperasikan LiDAR, diperlukan skill tertentu dalam bidang pemetaan atau konsultan pertambangan. Konsultan tambang akan memastikan proses pemetaan LiDAR benar dan efisien.

Selain lebih efisien, cepat, dan akurat, proses pemetaan tambang dengan teknologi LiDAR juga membutuhkan biaya yang lebih murah.

Biaya teknologi LiDAR sekitar Rp100 ribu per hektar, dengan luasan minimal 10.000 hektar. 

Sebagai teknologi baru, dibutuhkan pengenalan konsep LiDAR untuk pemetaan tambang terkait dengan cara perolehan data, alat yang digunakan, pengolahan dan penyajian data LiDAR.

Kebutuhan akan LiDAR sangat tinggi dikarenakan dalam perhitungan luasan dan topografi, LiDAR memiliki ketepatan dan perhitungan yang sangat akurat.



Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer