Tidak puas, Stephenson berusaha meningkatkan kekuatan lokomotifnya dan memperkenalkan “semburan uap”.
Semburan uap tersebut memungkinkan uap buang dialihkan ke atas cerobong, menarik udara setelah itu dan meningkatkan angin.
Desain baru tersebut membuat lokomotif dapat dioperasikan dengan praktis. Selama beberapa tahun berikutnya, Stephenson membangun beberapa lokomotif untuk Killingworth dan tambang lainnya.
Stephenson juga mendapatkan ketenaran dengan menciptakan lampu keselamatan tambang.
Pada 1821, ia mendengar tentang proyek untuk jalan kereta api akan dibangun dari Stockton ke Darlington untuk memfasilitasi eksploitasi batubara.
Setiap malam, Stephenson dan putranya mengerjakan PR bersama. Keduanya sama-sama belajar matematika. Kebiasaan tersebut membuat Robert menjadi anak jenius.
Pada 27 September 1825, transportasi kereta api lahir, ketika kereta penumpang umum pertama ditarik oleh Stephenson’s Active (kemudian dinamai Locomotion) berjalan dari Darlington ke Stockton.
Rangkaian itu membawa 450 orang dengan kecepatan 24 kilometer per jam.
Ketika jalur Liverpool-Manchester hampir selesai pada 1829, sebuah kompetisi diadakan untuk lokomotif. Stephenson dan Robert membuat Rocket, mesin baru yang menang dengan kecepatan 58 km per jam.
Delapan lokomotif digunakan ketika jalur Liverpool-Manchester dibuka pada 15 September 1830 dan semuanya dibangun berdasarkan perhitungan dan arahan Stephenson.
George Stephenson membangun banyak kereta api lainnya di Midlands dan bertindak sebagai konsultan pada banyak proyek kereta api di dalam dan luar negeri.
Ia juga menjadi revolusioner media transportasi, menyelesaikan masalah pembangunan jalan raya, desain jembatan, dan pembuatan lokomotif.
Sejak saat itu, kereta api menyebar dengan cepat ke seluruh Inggris, Eropa sampai Amerika Utara.




