Minggu, April 14, 2024
Ilmu TambangYuk Pahami Lebih Jauh Terminologi dari Anatomi Lereng Tambang

Yuk Pahami Lebih Jauh Terminologi dari Anatomi Lereng Tambang

Lereng di pertambangan terbuka secara kasat mata tidak berbeda dengan lereng-lereng lain. Namun secara terminologi (istilah) lereng yang ada di tambang terbuka cukup unik, baik dari penamaan setiap bagian lereng-nya hingga karakteristik geologi dan geomekanika yang ada pada lereng tersebut.

Berikut pembagian anatomi tubuh lereng pada tambang terbuka. Lereng di tambang terbuka dibagi menjadi 3 bagian tubuh sesuai skalanya, yaitu Bench, Inter-Ramp dan Overall Slope.

Agar Kawan Tambang dapat memahaminya lebih jauh, yuk langsung disimak saja informasinya di bawah ini: 

  • BENCH

Bench adalah skala tubuh lereng yang paling kecil di tambang terbuka. Bagian tubuh ini hanya terdiri dari satu lereng tunggal. Bench terdiri dari beberapa komponen:  

  1. Tinggi Lereng Tunggal (Bench Height): Tinggi dari setiap satu lereng tunggal/bench.
  2. Lebar Lereng Tunggal (Bench Width): Lebar total dari setiap satu lereng tunggal/bench, di dalamnya terdapat komponen berupa berm, yang berfungsi menahan longsoran material dari bench di atasnya.
  3. Sudut Lereng Tunggal (Bench Face Angle): Sudut dari setiap lereng tunggal/bench, cara menghitung sudut nya adalah dari kaki lereng hingga puncak lereng (toe to crest).

Lereng tambang terbuka biasanya terdiri dari beberapa bench yang menjadi satu kesatuan. Keberadaan bench cukup unik, meski merupakan skala lereng paling kecil, namun keberadaannya hingga cara mendesainnya cukup penting. Karena pada bench inilah semua tubuh lereng tambang terbuka bertumpu. 

  • INTER-RAMP

Ramp adalah jalan tambang yang posisinya berada pada tubuh lereng tambang terbuka dan berfungsi untuk jalur keluar masuknya alat berat ke wilayah penambangan. Inter-Ramp bagian tubuh lereng tambang terbuka yang terpotong atau berbatasan dengan Ramp. 

Baca Artikel  Mengenal Metode Strip Mining Pada Pertambangan Terbuka

Biasanya Inter-Ramp terdiri dari beberapa bench, yang membedakannya adalah lebar di bagian crest lebih panjang, karenakan harus bisa dilewati 2 hingga 3 kali lebar alat berat yang melewatinya. 

Komponen Tubuh Lereng Skala Inter-Ramp Antara Lain:

  1. Tinggi Inter-Ramp: Umumnya bisa 2x – 3x tinggi bench atau bahkan lebih, tergantung perhitungan desain lereng tambang, perhitungan kecuraman jalan hauling, perhitungan fuel dan kapasitas dari alat beratnya. 
  2. Lebar Inter-Ramp: Biasanya mengikuti perhitungan lebar alat berat yang dipakai, termasuk pertimbangan jumlah jalur yang akan dipakai, ditambah dengan pembuatan brem serta pertimbangan regulasi dan lainnya.  
  3. Sudut Inter-Ramp: Sudut keseluruhan Inter-Ramp dihitung dari kaki bench paling bawah (pit floor/di atas batas inter-ramp yang lain jika ada), hingga ke kaki bench terakhir sebelum terkena ramp/jalan tambang (toe to toe). 
  • OVERALL SLOPE

Overall slope (lereng keseluruhan) adalah skala terbesar dari tubuh lereng tambang terbuka. Tinggi lereng ini mencakup dari lantai pit (pit floor) hingga ke puncak pit (pit crest).

Baca Artikel  Yuk Pahami Jenis Longsoran di Lereng Tambang Terbuka

Skala lereng ini terdiri dari kumpulan bench dan beberapa inter-ramp. Bisa juga terdiri dari kumpulan bench dan satu inter-ramp, atau bahkan bisa hanya terdiri dari kumpulan bench saja tanpa ramp.

Semua itu tergantung dari kedalaman bukaan tambang serta penentuan desain tambang yang dipakai di suatu site. Skala lerengnya dihitung dari kaki bench pada pit floor hingga pit crest.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer