Pada 2020, China menjadi penghasil emas terbesar di dunia dengan menyumbang sekitar 11 persen dari total produksi global
Ternyata bukan hanya China saja yang menghasilkan banyak emas, ada beberapa negara lainnya yang masuk daftar sebagai negara penghasil emas terbesar di dunia, salah satunya Indonesia.
Berikut rincian negara-negara penghasil emas terbesar di dunia:
- China (368,3 ton)
China selama empat tahun berturut-turut menduduki posisi pertama sebagai penghasil emas di dunia dengan menyumbang emas sekitar 11 persen dari total produksi secara global.
- Rusia (331,1 ton)
Sejak 2010 lalu Rusia terus meningkatkan produksinya. Bahkan pada 2019, Rusia melampaui Australia sebagai penghasil terbesar emas kedua di dunia. Pemerintah Rusia membeli sekitar dua pertiga dari seluruh emas yang dihasilkan secara lokal.
- Australia (327,8 ton)
Australia menghasilkan lebih dari setengah dari total ekspor dan menghasilkan sekitar delapan persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Peningkatan tersebut akibat dari beberapa tambang melakukan peningkatan proyek, seperti di Mount Morgans dan Cadia Valley.
- Amerika Serikat (190,2 ton)
Mulai 2019 sampai 2021, Amerika Serikat mengalami penurunan penghasilan emas hingga di bawah 200 ton. Nevada adalah wilayah yang menyumbang samapi 80 persen bagi produksi AS.
- Kanada (170,6 ton)
Kanada berada di posisi kelima selama empat tahun, meski mengalami penurunan produksi sebanyak 12 persen pada 2020 daripada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Pertambangan Berkelanjutan, Kunci Utama Menjaga Lingkungan
Canadian Malartic adalah tambang emas terbesar di Kanada, yang dimiliki oleh Yamana Gold dan Agnico Eagle dengan produksi lebih dari 16 ton emas pada tahun lalu.
- Ghana (138,7 ton)
Ghana merupakan penghasil emas terbesar di Afrika yang mengalahkan Afrika Selatan pada 2019.
- Brasil (107,0 ton)
Brasil naik ke peringkat tujuh setelah pada 2019 sebelumnya berada di posisi sepuluh.
- Uzbekistan (101,6 ton)
Uzbekistan dengan tambang Muruntau menghasilkan 94,6 ton, menjadi 101,6 ton pada 2019.
- Meksiko (101,6 ton)
Meksiko pada 2008 produksinya naik dari hanya 50,8 ton, namun pada 2015 menjadi lebih dari 131 ton pada 2015.
- Indonesia (100,9 ton)
Indonesia merupakan penghasil emas terbesar kedua dan tertinggi di dunia, yang memasok sekitar tiga persen kebutuhan emas dunia.





