B. Analisis Proximate
Analisis proximate digunakan untuk menentukan jumlah Air Dried Moisture, Ash Content (kadar abu) dan Volatile Matter (zat terbang):
- Moisture (kadar kelembaban).
Analisis ini mengukur kelembaban yang terbagi menjadi free moisture (FM) dan inherent moisture (IM). Jumlah keduanya disebut total moisture (TM). Kadar kelembaban tersebut mempengaruhi jumlah pemakaian udara primernya. - Ash Content (kadar abu).
Batubara sebenarnya mengandung mineral matter. Namun mineral matter dianalisa dan dinyatakan sebagai kadar Abu atau Ash Content. Mineral Matter ini terdiri dari inherent dan extraneous. Inherent Ash ada sejak masa pembentukan batubara dan terikat secara kimia dalam struktur molekul batubara. Sedangkan Extraneous Ash, berasal dari sumber abu lainnya yang berasal dari luar batubara. - Volatile Matter (Zat Terbang).
Volatile matter/zat terbang adalah bagian organik batubara yang menguap ketika dipanaskan pada temperatur tertentu. Semakin tinggi peringkat batubara maka semakin rendah kadar volatile matternya. Volatile matter merupakan indikasi reaktivitas batubara pada saat dibakar.




