Dalam perkembangannya, dibuatlah uang emas yang memudahkan manusia untuk transaksi jual beli.
Tetapi, karena jumlahnya yang langka, uang emas akhirnya tidak lagi dipakai atau karena alasan “politik tertentu”.
Meskipun emas masih dijadikan cadangan devisa suatu negara. Dengan nilai jualnya yang tinggi, mempunyai emas berarti mempunyai kekayaan.
Faktanya bahwa emas selalu dinilai tinggi yaitu dengan menjadikan motivasi untuk menabung dalam bentuk emas.
Maka dari itu, emas juga seringkali dijadikan alat investasi jangka panjang dan jangka pendek.
3). Bidang Budaya
Dalam bidang budaya di Jepang ada sebuah seni yang disebut Kintsugi atau Kintsukuroi, yang merupakan seni memperbaiki cangkir yang telah pecah dengan emas.
Dalam seni ini, cangkir yang telah pecah dapat digunakan kembali setelah serpihannya direkatkan dengan sepuhan emas.
Kebanyakan orang membuang begitu saja cangkir yang telah pecah, karena tidak lagi bisa digunakan.
Namun dalam seni Kintsugi, tumbuh filosofi bahwa sesuatu yang telah rusak lebih baik dari yang baru, broken is better than new.
Filosofi semacam ini membawa kita belajar untuk menerima ketidaksempurnaan dalam hidup.
Selayaknya kita sebagai manusia yang berbuat salah dari waktu ke waktu, dan terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu.
4). Bidang Industri
Menurut sifatnya, manfaat emas dalam bidang ini termasuk logam lunak yang mudah ditempa.




