Kamis, April 18, 2024
Berita TambangMasih Bertenaga, Harga Batubara Akhirnya Naik 3 Persen

Masih Bertenaga, Harga Batubara Akhirnya Naik 3 Persen

Harga batubara masih bertenaga dan langsung naik di awal pekan ke-4 September 2022. Pada perdagangan Senin (26//9/2022), harga batubara kontrak Oktober di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 422,9 per ton. Harganya menanjak 3 persen. 

Penguatan Senin kemarin akhirnya memutus tren negatif harga batubara yang sempat ambruk pada Kamis dan Jumat pekan lalu.

Dalam sepekan, harga batubara masih melandai 1,2 persen secara point-to-point. Dalam sebulan, harga batu bara masih naik 1,8 persen, sementara dalam setahun masih melesat 101,5 persen. 

Menanjaknya harga batubara disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kembali meningkatnya permintaan batubara dari Eropa. 

Pembangkit listrik Jerman RWE, pada Senin (26/9/2022) mengumumkan jika mereka akan mengoperasikan tiga pembangkit batubara mereka. Ketiga pembangkit listrik tersebut tengah dalam masa persiapan sebelum beroperasi pada bulan depan untuk menyiapkan menghadapi musim dingin. 

Total kapasitas listrik yang dihasilkan oleh ketiga pembangkit tersebut mencapai 899 megawatt (MW). Jerman setidaknya membutuhkan listrik maksimum hingga 80 gigawatt (GW) untuk memastikan pasokan listrik selama musim dingin terpenuhi.

CEO Xcoal Energy and Resources, Ernie Thrasher mengatakan harga batubara tetap meningkat di tengah isu resesi karena ketatnya pasokan global. Selain itu, dia juga menyebut permintaan batubara diprediksi akan tetap melonjak setelah  perang Rusia-Ukraina serta sanksi Eropa atas batubara Rusia.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer