Pembangunan Pabrik Pengolahan Emas Dibangun 2021
SQMI juga memproyeksikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak US$ 25 juta pada 2021 untuk penyelesaian processing plan di 500 ton per hari.
Berdasarkan laporan keuangan, SQMI membukukan penjualan sebesar Rp 3,93 miliar hingga kuartal III-2020.
Pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan ini tidak mencatatkan penjualan sehingga SQMI juga tidak mencatatkan beban pokok penjualan.
Sementara, per kuartal III-2020, beban pokok penjualan SQMI mencapai Rp 2,92 miliar.
SQMI memiliki beban operasi lapangan sebesar Rp 1,21 miliar per kuartal III-2020 atau turun 62,42% (yoy) dibandingkan total beban operasi lapangan perusahaan per kuartal III-2019 sebesar Rp 3,22 miliar.
Hingga akhir kuartal III-2020, total aset yang dimiliki SQMI yakni sebesar Rp 407,13 miliar atau meningkat 5,55% dibandingkan total aset perusahaan pada akhir tahun 2019 sebesar Rp 385,72 miliar.
Sekadar catatan, SQMI mengelola tambang emas Ciemas yang memiliki luas 3.078 hektare (ha).
Dari jumlah tersebut, SQMI baru melakukan eksplorasi di lahan seluas 200 Ha. Adapun pabrik pengolahan emas SQMI berada di area seluas 10 ha.




