Potensi Sumber Daya Gas Alam di Indonesia

Salah satu produk pengolahan gas alam yang menjadi andalan Provinsi Jawa Barat adalah gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) yang utamanya digunakan untuk kepentingan industri dalam negeri. 

Selain itu, Indonesia adalah negara pengekspor gas alam terbesar di dunia.

Negara tujuan ekspor gas alam Indonesia adalah Jepang, Korea, Taiwan, China dan Amerika Serikat. 

Gas alam memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan di Indonesia. Potensi cadangan gas di Indonesia lebih besar daripada minyak bumi. 

Mengutip Kementerian ESDM RI, gas bumi adalah bahan bakar fosil berbentuk gas yang sering disebut gas alam atau gas rawa. 

Gas bumi adalah hasil proses alami berupa hidrokarbon yang dalam kondisi tekanan dan temperatur atmosfer berupa fasa gas yang diperoleh dari proses penambangan minyak dan gas bumi. 

Baca Artikel  5 Contoh Bahan Tambang Organik yang harus Diketahui!

Pemanfaatan Gas Alam di Indonesia 

Gas alam dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Gas alam memiliki beragam karakter yang berimplikasi terhadap pemanfaatannya.  Manfaat gas alam antara lain: 

1). Bahan baku industri 

Gas bumi digunakan sebagai bahan baku pupuk, petrokimia, metanol, plastik, hujan buatan, pengelasan, dan pemadam api ringan. 

2). Bahan Bakar Sehari-hari

Gas bumi digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), kendaraan bermotor (Bahan Bakar Gas/BBG), LGV (Liquified Gas for Vehicle), CNG (Compressed Natural Gas), industri ringan, menengah dan berat.

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, hotel, restoran dan lain-lain dalam bentuk LPG (Liquified Petroleum Gas). 

3). Menjadi komoditas energi untuk ekspor 

Baca Artikel  Kenali 3 Manfaat Gas Alam Untuk Kehidupan Sehari-hari!

Dalam bentuk gas alam cair atau LNG (Liquified Natural Gas) dan gas non konvensional seperti gas metana batubara (Coal Bed Methane atau CBM) dan shale gas.