Sawahlunto merupakan salah satu lahan bekas tambang yang kini berkembang menjadi kota wisata tambang di Indonesia yang kaya sejarah.
Kota Lama Batubara Sawahlunto termasuk kawasan cagar budaya yang terletak di lembah yang dikelilingi perbukitan dalam jajaran Bukit Barisan, Sawahlunto, Sumatera Barat.
Sawahlunto pernah berjaya hampir seabad sebagai kawasan tambang batubara. Pada awal abad ke-20, Sawahlunto berubah menjadi kota tambang yang terdiri dari lima area. Kelima area itu adalah industri, bisnis dan perdagangan, hunian, administrasi pemerintahan, serta fasilitas kesehatan.
Sejak 2019, peninggalan tambang batubara Ombilin Kota Sawahlunto ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO dalam sidang Komite Warisan Dunia ke-32 di Baku, Azerbaijan.
Banyak faktor yang menjadikan Kota Sawahlunto sebagai Kota Warisan Budaya Dunia UNESCO. Salah satunya adalah tambang batubara yang berkelas dunia.
Jika kamu ingin berwisata sekaligus menambah wawasan sejarah, lokasi tambang Sawahlunto merupakan pilihan tepat karena di dalamnya kamu akan menemukan heritage, kereta api, dan peninggalan budaya dalam bentuk gedung-gedung gudang ransum bekas penjajahan.
Berikut beberapa tempat wisata di Sawah Lunto yang bisa kamu dikunjungi bersama keluarga:
- Lubang Mbah Suro
Terowongan ini dibangun tahun 1898 pada masa Pemerintahan Hindia Belanda dan masih tetap dipertahankan keasliannya, yang terlihat dari bagian atap dan dinding yang tersusun dari batubara.
- Tambang Sawah Luwung
Lubang ini merupakan tempat edukasi bagi siswa dan mahasiswa jurusan pertambangan untuk dapat memahami seluk beluk tambang batubara, terutama tambang lubang dalam yang memiliki risiko kecelakaan paling tinggi.
- Lubang Lurah Sapan
Lubang yang letaknya paling luar di antara empat lubang tambang lain yang ada di Desa Rantih ini dikembangkan secara khusus sebagai tempat wisata pendidikan tambang bagi anak-anak dan dirancang menjadi kawasan yang ramah anak.
- Museum Tambang Batubara Ombilin
Museum ini merupakan pusat dokumentasi, arsip PTBA UPO, dan pusat studi dan informasi sejarah pertambangan batubara di Indonesia. Diharapkan dapat menjadi pelengkap mutakhir dari berbagai objek wisata yang ada di Sawahlunto
- Bangunan-bangunan Bersejarah
Sawahlunto didirikan pada tahun 1888 ini dan banyak didirikan bangunan-bangunan Belanda, sebagian telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah setempat dalam rangka mendorong pariwisata dan mencanangkan Sawahlunto menjadi “Kota Wisata Tambang yang Berbudaya”.
Selain itu Sawahlunto memiliki Taman Satwa Kandi, Water Boom, arena bermain, istal kuda beserta tribun pacuan kuda, arena motor cross dan road race yang bisa menjadi alternatif untuk liburan bersama keluarga.





