Kamis, Oktober 28, 2021

Simak Tips Pemilihan Tanaman Untuk Reklamasi Tambang!

Kegiatan reklamasi lahan pasca tembang tentunya tidak akan lepas dari tanaman yang akan menghiasi sekaligus mengembalikan fungsi lahan tersebut seperti sedia kala. Pemilihan jenis tanaman untuk ditanam juga tidak bisa sembarangan, harus tanaman yang bisa beradaptasi dengan keadaan lahan bekas tambang. 

Kegiatan reklamasi lahan pasca tambang dipertegas melalui Undang-Undang (UU) Minerba baru Nomor 3 tahun 2020 membuat perusahaan tambang wajib melakukannya sesuai aturan. Sebab, UU tersebut menyebutkan adanya sanksi pidana khusus bagi pelanggar berupa penjara ataupun denda kepada siapa saja yang tidak melakukan reklamasi. 

Keberhasilan rehabilitasi lahan pasca tambang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti buruknya kondisi tanah dan kondisi iklim mikro yang ekstrem, oleh karena itu perlunya perbaikan lahan, tahapan perawatan, stabilisasi lahan dan pengendalian erosi dan terakhir sedimentasi sebelum upaya penanaman.

Pemilihan jenis tanaman pun perlu diperhatikan saat melakukan reklamasi lahan tambang. Sebab beberapa jenis tanaman ada yang mampu dan ada yang tidak mampu beradaptasi terhadap iklim dan kondisi tanah.

Tanaman yang sering dipilih dalam melakukan revegetasi tanah pada lahan bekas tambang biasanya  dilakukan dengan menanam tanaman akasia (Acacia  mangium dan Acacia auriculiformis), gamal (Gliricidia sepium) dan sengon (Albizia chinensis). 

Baca Juga : Membidik Peluang Lahan Eks-Tambang untuk Kebangkitan Ekonomi

Pemilihan tanaman untuk reklamasi tambang dapat dibagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut.

  1. Tanaman Lokal

Tanaman ini biasanya sudah tumbuh di area pertambangan. Untuk memperoleh bibitnya diperlukan kerja sama dengan warga sekitar. Ekosistem hutan akan terasa apabila tanaman lokal sudah mulai tumbuh.

Related Articles

Indonesia
12,735
Total active cases
Updated on October 28, 2021 2:45 pm

Latest Articles