Wajib Tahu! Ini Tahapan Rehabilitasi di Wilayah Penambangan

  1. Reshaping

Mengubah atau memodifikasi area final dump (timbunan overburden) agar dapat dilapisi oleh top soil yang akan ditempatkan di atasnya.

Timbunan yang sudah ada sudah diurutkan berdasarkan karakteristik tanah/batuan Potential Acid Form (PAF) dan Non Acid Forming (NAF) agar meminimalisir potensi keterbentukan air asam tambang. Biasanya alat yang digunakan adalah dozer.

  1. Spreading

Penyebaran dan penebaran top soil yang telah disimpan di Top Soil Stockpile (TSSP) di atas lapisan yang telah dilakukan reshaping. Umumnya dikerjakan dengan menggunakan articulated dump truck (ADT).

  1. Ripping

Penggaruan tanah bertujuan untuk menguraikan lapisan batuan yang telah dilapisi top soil agar dapat ditanami oleh bibit dan juga tanaman perintis.

Baca Artikel  Batubara, Penopang Utama Ekspor Indonesia Februari 2022

Selain itu juga dipersiapkan jalur aliran air untuk mencegah rembesan yang besar dan supaya tanaman dapat teraliri air dengan baik.

  1. Planting

Penanaman dan penebaran bibit, pupuk, serta tanaman perintis seperti Ficus sp., Litsea sp., Macaranga hypoleuca, Syzygium sp., Archidendron microcarpum, Alstonia sp., Cratoxylum sumatranum, Homalanthus populneus, dan Vernonia arborea.