Bisnis batubara harus mengikuti perkembangan global society. Setidaknya ada tujuh peluang dan variasi hilirisasi batubara yang dapat diaplikasikan. Berikut rinciannya:
- Pengembangan gasifikasi batubara (coal gasification), karena selama ini Indonesia mengimpor gas metana batubara (gas cooled methane/CBM) sebesar USD11,5 miliar per tahun untuk digunakan bagi smelter minerba.
- Pembuatan coking coal sebagai bahan energi yang digunakan untuk peleburan pada industri besi dan baja. Dan dapat dijadikan batubara alternatif bersih karena dapat mengurangi partikel polutan.
- Underground coal gasification (UCG). UCG yang lebih ramah lingkungan. Karena proses pembakaran pada UCG dilakukan di bawah permukaan, sehingga abu sisa pembakaran tidak akan mencemari udara. Sementara Syngas dari proses UCG bisa digunakan untuk listrik dan petrokimia.
- Pencairan batubara (coal liquefaction) dengan mengubah batu bara padat menjadi cair.
- Peningkatan mutu batubara (coal upgrading).
- Pembuatan briket batu bara (coal briquetting).
- Coal slurry atau coal water mixture.




