Penambangan bawah laut adalah proses pengambilan mineral yang dilakukan di lantai samudra.
Situs penambangan di lantai samudra biasanya berada di sekitar kawasan nodul polimetalik, atau celah hidrotermal aktif dan punah pada kedalaman 1.400 – 3.700 meter di bawah permukaan laut.
Dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi kekayaan tambang bawah laut, diperlukan infrastruktur yang memadai seperti bangunan serta berbagai peralatan berat pendukung lainnya.
Anjungan lepas pantai merupakan salah satu infrastruktur yang didesain demi menunjang aktivitas pertambangan, serta mempermudah pengambilan hasil tambang bawah laut.
Berikut informasi terkait rincian hasil tambang bawah laut yang banyak dieksplorasi antara lain sebagai berikut.
- Minyak Bumi
Minyak bumi merupakan hasil pertambangan bawah laut yang biasa dimanfaatkan menjadi bahan bakar kendaraan, gas cair, hingga pembangkit listrik.
Baca Juga: Penasaran Apa Saja Manfaat Air Asam Tambang? Simak di Sini
Indonesia sendiri termasuk negara yang kaya akan minyak bumi dan menghasilkan ratusan ribu barel per hari.
Beberapa pengeboran minyak lepas pantai di Indonesia yaitu berada di blok Mahakam (Kalimantan Timur), blok Cepu (Jawa Timur), blok Rokan (Riau), blok South East Sumatera (Teluk Jakarta), dan blok South Natuna (Kepulauan Riau).





