Senin, Mei 27, 2024
MinerbaBatubaraCBM : Potensi Batubara Sebagai Energi Alternatif

CBM : Potensi Batubara Sebagai Energi Alternatif

Coal Bed Methane (CBM) adalah salah satu jenis hidrokarbon berupa gas berkomposisi utama metana yang tersimpan dalam reservoir batubara, yang bisa dijadikan salah satu energi alternatif karena dapat diperbaharui penggunaannya. Gas metana yang diambil dari batubara ini digunakan sebagai energi untuk berbagai kebutuhan manusia. 

Bentuk CBM sama halnya dengan gas alam lainnya. CBM biasanya diperoleh dari tambang batubara non-tradisional, yang posisinya di bawah tanah dan berada di antara rekahan-rekahan batubara. 

Untuk memproduksi CBM, lapisan batubara harus terairi dengan baik baik sampai pada titik dimana gas terdapat pada permukaan batubara.

Gas tersebut akan teraliri melalui matriks dan pori, dan keluar melalui rekahan atau bukaan yang terdapat pada sumur.

Baca Artikel  Anak Tambang Wajib Dicatat, Ini Manfaat SDA Tambang

Air dalam lapisan batubara didapat dari adanya proses penggambutan dan pembatubaraan, atau dari masukan (recharge) air dalam outcorps dan akuifer. Gas biogenik dari lapisan batubara inilah yang akan berpotensi menjadi CBM.

CBM dapat dimanfaatkan untuk rumah tangga, industri kecil, hingga industri besar. Cadangan CBM di Indonesia sendiri cukup besar, yakni 450 TCS dan tersebar dalam 11 basin. Potensi terbesar terletak di Kawasan Barito, Kalimantan Timur sebanyak 101,6 TCS. 

Optimalisasi CBM diharapkan bisa menjadi alternatif solusi kekurangan pasokan energi di Indonesia. Selain multifungsi, CBM juga lebih ramah lingkungan karena memiliki kandungan hidrokarbon yang rendah.

Baca Juga : Pemanfaatan Batubara untuk Dalam Negeri Terus Didorong

Baca Artikel  Industri Tambang Meningkat Pemicu Tingginya Alat Berat

Karena biaya operasi untuk mengeksploitasi CBM lebih murah daripada minyak bumi, membuat harga nya pun menjadi lebih terjangkau.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer