Senin, April 15, 2024
Berita TambangWaspada! Ini Dampak Negatif dari Pertambangan Ilegal

Waspada! Ini Dampak Negatif dari Pertambangan Ilegal

Dampak Negatif Pertambangan Ilegal – Industri pertambangan adalah kegiatan yang memanfaatkan sumber daya alam (mineral dan batubara) dan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. 

Namun kegiatan pertambangan yang ideal harus menerapkan prinsip penambangan yang baik dan benar (good mining practice). Sebab kelestarian lingkungan harus dijaga dengan meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan tersebut. Untuk itu, usaha penambangan harus memiliki izin menjalankan usaha dan beroperasi sesuai dengan standarisasi pengolahan limbah.

Apabila perusahaan tambang beroperasi tanpa izin atau illegal, maka ini dapat memberi resiko kerusakan lingkungan karena tidak memiliki standar kegiatan pertambangan yang ditetapkan. 

Menurut pasal 29 PP nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Dan Batubara (PP PLUMB, untuk dapat melaksanakan pertambangan harus memenuhi persyaratan, yaitu:

Pertambangan yang tidak mengikuti persyaratan PP PKU PMB tersebut maka tidak memenuhi standar perizinan. Jika perusahaan tetap melakukan kegiatan pertambangan, maka kegiatan pertambangan tersebut ilegal.

Baca Artikel  Waspada! Ini Dampak Negatif dari Pertambangan Ilegal

Pertambangan yang beroperasi secara ilegal tentu akan mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup, seperti di bawah ini: 

  1. Pencemaran Air

Penggunaan merkuri pada kegiatan penambangan sering kali dilimbahkan tanpa melalui proses prosedur baku mutu air. Akibatnya mencemari sumber air (mislanya, sungai).

  1. Pencemaran Udara

Polutan yang tersebar di udara yang berasal dari kegiatan penambangan ilegal sangat berbahaya bagi Kesehatan manusia. Menyebabkan berbagai penyakit pernapasan seperti influenza, pneumonia, bronkitis, asma dan penyakit kronis lainnya.

  1. Pencemaran Tanah

Pemanfaatan tanah dan lahan yang tidak sesuai dapat mengubah topografi kawasan tambang dan dapat merusak vegetasi tanah dan profil genetik tanah, sehingga tanah yang awalnya subur dapat menjadi tandus.  

  1. Mengancam Nyawa Masyarakat

Limbah merkuri yang mencemari tanah dan air dapat membahayakan kehidupan manusia di sekitarnya, misalnya bayi lahir cacat.

Melihat dampak dari pertambangan ilegal cukup berbahaya bagi lingkungan, maka sebaiknya penambangan harus memiliki standar beroperasi dan izin sesuai dengan aturan pemerintah, tujuannya agar dapat mencegah kerusakan akibat pencemaran limbah berbahaya pada lingkungan. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer