Minggu, Februari 25, 2024
Berita TambangEfek Konflik Rusia-Ukraina, Eropa Jajaki Batubara Indonesia

Efek Konflik Rusia-Ukraina, Eropa Jajaki Batubara Indonesia

Eropa Jajaki Batubara Indonesia – Konflik antara Rusia-Ukraina telah membuat pasokan batubara ke Eropa terkendala. Ini kemudian membuat importir batubara Eropa melakukan penjajak bagi terbukanya peluang pembelian batubara dari Indonesia.

Di tengah harga batubara yang saat ini mengalami lonjakan di level US$ 400 per ton, hal ini tentu akan menambah keuntungan bagi batubara Indonesia

Saat ini, produsen batubara Indonesia memang sedang mengoptimalkan produksi yang sempat terhambat pada Januari 2022.

Namun masalahnya, apakah mereka akan meningkatkan produksi batubaranya, yaitu dengan merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada 2022 ini.

Sementara itu, China belum dapat melakukan impor batubara dari Rusia. Padahal Rusia mengekspor batubara ke China hingga 17% dari total produksi batubaranya sebanyak 420 juta ton per tahun ini.

Baca Artikel  Trio Produk Tambang Ini Bisa Buat Mobil Listrik

Selain itu, Rusia juga melakukan ekspor batubaranya sebanyak 31% dari total produksi batubaranya ke beberapa negara di Eropa.

Konflik Rusia dan Ukraina tersebut memang sangat mempengaruhi negara-negara Eropa saat ini, namun masih belum begitu terasa dampaknya bagi negara-negara di Asia.

Baca Juga: Nikel Melesat, Sehari ‘Terbang’ 73%! Indonesia Panen Cuan

Saat ini hubungan antara Indonesia dan China sangat baik. Sehingga batubara Indonesia dapat saja berpeluang menggantikan batubara Rusia itu.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang membidik target produksi batubara sebesar 663 juta ton.

Sebanyak 497,2 juta tonnya untuk pasar ekspor dan sisanya 165,7 juta ton untuk konsumsi dalam negeri.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer