Senin, Mei 27, 2024
MinerbaBatubaraHingga Mei Sektor Batubara Setor PNBP Rp22 Triliun

Hingga Mei Sektor Batubara Setor PNBP Rp22 Triliun

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengungkapkan, melalui aplikasi Elektronik Penerimaan Negara Bukan Pajak (e-PNBP) mencatat sampai Mei 2021 total PNBP yang disetor perusahaan batubara mencapai Rp22 riliun. 

Ridwan menambahkan, capaian realisasi penerimaan ini sudah mencapai 54% dari target PNPB kategori minerba yang ditetapkan tahun 2021, yakni sebesar Rp39,1 triliun. 

“Penggunaan e-PNBP yang kami gunakan sangat membantu dan membuat tata kelola yang lebih baik,” ujar Ridwan

Lebih lanjut Ridwan memaparkan, tahun lalu sepanjang tahun 2020 selama pandemi Covid-19 mengakibatkan harga komoditas minerba turun. Kejadian tersebut akhirnya mengakibatkan PNBP dari sektor batubara turun menjadi Rp34 triliun dari target Rp45 triliun. 

Baca Artikel  Indonesia Ternyata Punya Gunung Emas Loh, Jumlahnya Bejibun!

Melalui adanya aplikasi e-PNBP, Ridwan berharap penerimaan pajak dari sektor ini bisa dihitung secara otomatis berdasarkan volume beserta kualitasnya. Setelah proses finalisasi selesai, perusahaan dapat melakukan aktivitas penjualan seperti biasa. 

E-PNBP sendiri memiliki tiga fungsi utama, yaitu menghitung, memverifikasi dan membayar PNBP mineral batubara sehingga perusahaan bisa segera langsung membayar PNBP secara online dan lebih tepat sesuai regulasi yang ada. 

Sebagai informasi, aplikasi e-PNBP Minerba adalah aplikasi online berbasis web yang mampu menghasilkan perhitungan kewajiban perusahaan yang akurat beserta aplikasi untuk pembayaran dan pelunasan PNBP Minerba yang diluncurkan pada tahun 2018. 

Layanan ini merupakan integrasi dari layanan SIMPONI pada Kementerian Keuangan yang dimana pembayaran e-PNBP dapat dibayarkan melalui aplikasi ini.

Baca Artikel  INDY Optimis Tingkatkan Pendapatan di Industri Non Batubara

Baca Juga : Batubara Masih Menjadi Sumber Energi Efisien

Secara rinci, aplikasi ini dapat menghitung iuran tetap, royalti, luas wilayah, jumlah produksi, harga komoditas tambang, hingga menunjukkan tujuan penjualan.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer