Minggu, Mei 26, 2024
Berita TambangKata Siapa Industri Pertambangan RI Kalah dari Negara Maju? Ini Buktinya..

Kata Siapa Industri Pertambangan RI Kalah dari Negara Maju? Ini Buktinya..

ilmutambang.com – Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu negara dengan cadangan sumber daya alam melimpah. Bahkan menurut beberapa riset juga menyebutkan, Indonesia juga berada di jajaran teratas sebagai produsen komoditas pertambangan lho Kawan. 

Banyak perusahaan tambang raksasa di Tanah Air merupakan perusahaan skala internasional dengan catatan penjualan dan produksi yang cukup tinggi.

Melihat data tersebut, industri pertambangan di Indonesia dapat dikatakan telah sejajar dengan industri pertambangan negara maju. Bahkan dalam penggunaan teknologi modern, Indonesia boleh jadi juga yang terdepan.

Industri pertambangan di Indonesia apabila dibandingkan dengan negara maju tidak jauh berbeda. Baik di Tanah Air maupun di luar negeri sama-sama menerapkan konsep industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja.

Baca Artikel  Berkunjung Ke Taman Ini, Kamu Bisa Bawa Pulang Berlian!


Bahkan jika dilihat lebih seksama, penyerapan tenaga kerja industri tambang Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan negara lain.

Hal tersebut lantaran negara maju lebih bergantung pada teknologi otomatisasi yang menggantikan peran manusia. Sementara perusahaan tambang Indonesia masih berfokus pada industri padat karya, sehingga masih membutuhkan banyak tenaga kerja.

Meskipun demikian, hal ini tidak berarti teknologi otomatisasi di pertambangan Indonesia ketinggalan. 

Beberapa perusahaan di Tanah Air yang telah menggunakan teknologi otomatisasi salah satunya yaitu PT Freeport. Perusahaan ini telah menerapkan teknologi otomatisasi modern dengan dengan memanfaatkan truk yang dikendalikan dari jarak jauh, sehingga bisa meminimalisir angka kecelakaan di lapangan.

Bahkan bukan hanya dalam teknologi, dalam pengolahan limbah tambang pun perusahaan tambang di Indonesia telah menggunakan teknologi modern. Hal ini bertujuan menekan pencemaran lingkungan akibat kegiatan pertambangan. 

Baca Artikel  INDY Terus Genjot Diversifikasi Bisnis Non Batubara

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer