ilmutambang.com – Salah satu masalah serius dalam pertambangan adalah limbah tambang. Hal ini menyebabkan masalah lain, yaitu pencemaran lingkungan hingga perusakan terhadap kualitas air maupun udara.
Pihak yang sering menolak pertambangan karena limbah tambang umumnya adalah masyarakat setempat.
Permasalahan limbah memang tidak pernah usai. Apalagi masih banyak perusahaan mengabaikan masalah tersebut. Oleh sebab itu, sebuah industri tambang memerlukan wastewater treatment plant atau instalasi pengolahan air limbah tambang (IPAL).
Instalasi pengolahan air limbah tambang memiliki setidaknya 4 fungsi dalam membantu mengurangi limbah tambang.
- Menetralisir Kontaminan
Fungsi utama IPAL adalah untuk menetralisir kontaminan berbahaya pada limbah yang mengandung logam berat, seperti merkuri hingga gas beracun.
- Menjaga Kelestarian Lingkungan
Pengolahan air limbah akan membuat lingkungan sekitar dapat terbebas dari kontaminan. Jika lingkungan sekitar telah bebas dari kontaminan, maka tinggal selangkah lagi untuk melestarikan lingkungan.
- Meningkatkan Kualitas Tambang
Kualitas tambang dapat meningkat karena standar keselamatan sudah meningkat, sehingga produktivitas tambang tersebut pun meningkat. Sementara limbah tambangan dapat dimanfaatkan kembali untuk beberapa kebutuhan.
- Mengurangi Biaya Produksi
Pencegahan melalui IPAL akan mengurangi dampak kerusakan lingkungan, maka biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan untuk reklamasi dan revegetasi tidak terlalu besar.
Itulah penjelasan tentang pengolahan air limbah tambang ramah lingkungan dan menguntungkan semua pihak.