Minggu, Mei 26, 2024
Ilmu TambangKeren! PLTU Ini Gunakan Teknologi USC Hasilkan Minim Polusi

Keren! PLTU Ini Gunakan Teknologi USC Hasilkan Minim Polusi

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Cilegon, Banten mengembangkan teknologi Ultra-Super Critical (USC) dan sistem penanganan polusi gas buang canggih yang minim polusi.

Teknologi USC memungkinkan PLTU menghasilkan listrik secara efisien dan cost efficient. Sebab jumlah batubara dan fuel oil yang dibutuhkan lebih sedikit dari sistem pembangkit lainnya, sehingga akan menghasilkan polusi yang lebih sedikit pula.

Teknologi ini memiliki thermal efficiency yang lebih tinggi daripada teknologi Subcritical dan Supercritical lain. Semakin tinggi thermal efficiency yang dihasilkan, maka semakin sedikit jumlah batubara yang dibutuhkan untuk proses pembakaran.

Baca Juga : Pupuk Batubara Karya Anak Bangsa Diekspor ke Luar Negeri

Selain USC, PLTU Suralaya dilengkapi dengan sistem penanganan gas buang yang canggih. PLTU ini menggunakan sistem Electrostatic Precipitator, Flue Gas Desulphurization System, dan Selective Catalytic Converter.

Baca Artikel  Ini ROV! Robot Pengangkut Material Tambang Bawah Laut

Semua sistem di atas memiliki fungsinya masing-masing untuk membuat kandungan berbahaya gas buang dari hasil pembakaran itu berkurang, seperti Sulphur Oksida (SO2), partikulat padat saat dibuang ke udara.

PLTU Suralaya juga mengimplementasikan teknologi mutakhir yang minim polusi akibat dari pembakaran batubara. Salah satunya yaitu teknologi bernama low NOx Burner.

Teknologi ini menggunakan sistem yang dapat mengontrol campuran udara dan bahan bakar, sehingga menghasilkan kandungan Nitrogen Oksida (NOx) yang rendah.

NOx merupakan salah satu gas hasil pembakaran batubara yang cukup berbahaya apabila dilepas ke atmosfer dan dihirup manusia. Maka dari itu, hadirnya Iow NOX membuat kandungan bahaya pada gas NOx bisa berkurang.

Baca Artikel  Teknologi Ini Bikin PLTU Batubara Tetap Relevan

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer