ROV (Remotely Operated Vehicle) adalah robot pintar bawah laut yang dikendalikan oleh operator ROV dan bisa digunakan untuk mengangkut material tambang di bawah laut.
Dalam sistem operasinya, pertama ROV akan dikirim ke lantai laut dengan jarak yang jauh guna mengambil sampel bijih untuk dibawa kembali ke permukaan. Selanjutnya hasil bijih akan untuk dianalisis oleh para penambang.
Apabila lokasi penambangan laut ditemukan, maka langkah selanjutnya adalah mengerahkan ROV besar yang dilengkapi dengan pompa untuk menambang dasar laut. Untuk perlu dipahami, robot pintar ini masih memerlukan operator dalam sistem kendalinya, mengingat ROV bisa saja bekerja dalam lingkungan yang berbahaya.
Baca Juga : Masa Depan Cerah Tambang lewat Teknologi Jarak Jauh
Sistem ROV terdiri atas vehicle, yang terhubung oleh kabel umbilical ke ruangan kontrol dan operator di atas permukaan air ( di kapal, rig atau barge). Selain itu ada juga sistem kendali, sistem peluncuran, dan sistem suplai tenaga listrik maupun hidrolik. Melalui kabel umbilical, tenaga listrik dan hidrolik, juga perintah-perintah, atau sinyal-sinyal kontrol, disampaikan dari ruang kontrol ke ROV, secara dua arah.
ROV ini dilengkapi dengan peralatan atau sensor tertentu seperti kamera video, transponder, kompas, odometer, bathy (data kedalaman) dan lain-lain tergantung dari keperluan dan tujuan surveinya.





