Pengolahan limbah cair tambang tersebut melalui beberapa proses tahapan, antara lain:
- Pengolahan Awal
Pengolahan tahap awal limbah tambang, yaitu proses filtrasi partikel kecil, seperti pasir, plastik, kayu dan sampah lain. Semua benda tersebut dipisahkan supaya tidak merusak alat pengolahan air limbah. - Pengolahan Primer
Tahap kedua adalah proses membuang partikel padat organik secara fisika, yaitu menggunakan metode sedimentasi dan flotasi. Dengan mengendapkan partikel padat organik (sludge) dan mengapungkan partikel minyak serta lemak ke permukaan (grease). - Pengolahan Sekunder
Tahap ketiga adalah proses mikroorganisme untuk menghilangkan material organik yang tidak tersaring. Mikroorganisme tersebut akan melarutkan material organik ke dalam air. - Pengolahan Akhir
Tahap terakhir yaitu proses pemberian klorin pada air atau juga dengan penyinaran sinar Ultraviolet (UV) untuk menghilangkan semua organisme penyebab penyakit. Sehingga air terbebas dari pathogen. - Pengolahan Lanjutan
Tahapan terakhir adalah proses memastikan komposisi air limbah aman untuk dibuang ke sungai dan menyebabkan masalah lingkungan.
Kawan tambang, IPAL banyak membantu perusahan tambang dalam mengelola limbah cairnya. Dengan alat, proses dan tahapan seperti itu, cairan yang dihasilkan oleh perusahan tambang dijamin tidak akan mencemari lingkungannya.




