MinerbaBatubaraMengenal Metode Surface Mining dalam Tambang Batubara

Mengenal Metode Surface Mining dalam Tambang Batubara

Mengenal Metode Surface Mining – Salah satu sumber energi tertua dan terbesar di dunia adalah batubara. Sejak masa revolusi industri di abad 18 penggunaan batubara secara masif telah dimulai.

Proses penambangan batubara dibagi menjadi dua, yaitu surface mining dan underground mining.

Metode surface mining dalam tambang batubara merupakan ekstraksi yang dilakukan pada area yang dekat dengan permukaan tanah. Sebaliknya, underground mining dilakukan apabila batubara terkubur jauh di bawah permukaan tanah.

Penambangan terbuka (surface mining), secara umum melibatkan proses yang serupa. Pertama, pembersihan lahan penambangan dari pepohonan, tanaman, tumbuhan dan hal lain di permukaan lahan tersebut. Kedua, penggalian permukaan tanah (topsoil). Ketiga, pengeboran dan peledakan lapisan batuan/sedimen. 

Baca Artikel  Jokowi Minta Agar TKDN Segera Dioptimalisasi

Penambangan terbuka (surface mining) dibagi menjadi tiga metode, yaitu Strip Mining, Open-Pit Mining dan Mountaintop Removal. Ketiganya dibedakan dari pola penggalian dari lahan yang ditambang. 

Strip Mining dilakukan dengan pola yang menyerupai garis. Pada saat proses ekstraksi yang pertama, material-material hasil galian seperti tanah dan bebatuan (overburden) ditimbun di area lain. Saat proses ekstraksi berikutnya, hasil galian tersebut akan ditimbun di lubang yang dihasilkan dari proses ekstraksi yang pertama. Sehingga, metode Strip Mining tidak meninggalkan lubang yang besar saat proses penambangan selesai. 

Open-Pit Mining merupakan proses penggalian yang mencakup area yang sangat luas tanpa melakukan proses penimbunan kembali. Akibatnya, proses tersebut akan meninggalkan lubang berukuran besar, yang akan digunakan sebagai tempat pembuangan sampah (landfill) atau sebagai danau buatan. 

Baca Artikel  ESDM Bantah Pengurangan Royalti Untuk Pengusaha Batubara

Mountaintop Mining dilakukan di puncak suatu gunung atau bukit. Setelah pembersihan area gunung dari segala jenis vegetasi selanjutnya, bahan peledak akan dipasang pada gunung untuk menyingkirkan material penyusun gunung yang menutupi batubara di dalamnya.

Manakah di antara ketiga metode tersebut yang paling ramah lingkungan?

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer