Sabtu, November 27, 2021

Real Time Coal Analyzer, Solusi Terkini Pengendalian Batubara

Penggunaan teknologi Real Time Coal Analyzer (RTCA) di era industri 4.0 jadi solusi terkini pengendalian batubara.

Menerapkan manfaat teknologi dapat mengendalikan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan secara cepat dan tepat. Hal tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi sektor energi dan sumber daya mineral.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa, sudah ada beberapa produsen batubara yang menggunakan teknologi RTCA. Sebagian produsen lainnya masih menggunakan teknik konvensional.

Badan Litbang telah melakukan sosialisasi terkait teknologi RTCA kepada stakeholder subsektor batubara.

Pada revolusi industri 4.0 backbone-nya adalah real-time, transparan, konektivitas dan objektif dari segi pengukuran.

Teknologi RTCA sendiri memiliki manfaat untuk memperkuat pengawasan internal dan mendapatkan data secara real-time. Data batubara dapat tersimpan setiap dua jam atau dua menit sekali.

RCTA telah melewati metode test-retest untuk uji keandalan. Berdasarkan hasil uji tersebut membuktikan RTCA dapat digunakan sebagai alternatif pengawasan kualitas batubara. Untuk memastikan hasil tersebut, RTCA diuji di laboratorium dan mendapatkan hasil yang sama.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Muhamad Hendrasto menambahkan, jika teknologi RTCA dapat membantu proses verifikasi penjualan batubara yang dilakukan oleh surveyor pelaksana.

“Setiap penjualan batubara harus diverifikasi oleh surveyor pelaksana yg ditetapkan oleh Direktur Jenderal Minerba. Dengan kemajuan teknologi ini, sudah ada alat RTCA. Mungkin ini merupakan alternatif, karena teknologi yang digunakan saat ini perlu waktu antara 3 sampai 7 hari. Kalau coal analyzer ini real-time,” ujar Hendrasto.

Baca Juga : Inilah Micromine! Solusi Digitalisasi Tambang

Beberapa keuntungan dalam menggunakan RTCA adalah sistemnya otomatis sehingga tidak bergantung kepada manusia dan tidak memerlukan sampel karena pengukuran dilakukan secara terus menerus kepada 100 persen material.

Selain itu dengan penggunaan RTCA pada pertambangan dapat memberikan feedback untuk menjamin mutu batubara sesuai target.

Related Articles

Indonesia
8,226
Total active cases
Updated on November 27, 2021 11:25 pm

Latest Articles