Selasa, April 16, 2024
Berita TambangSsst! Indonesia Punya 7.000 Ton Uranium, Ini Lokasinya..

Ssst! Indonesia Punya 7.000 Ton Uranium, Ini Lokasinya..

Eksplorasi mineral radioaktif (nuklir) di beberapa daerah di Indonesia menghasilkan temuan sejumlah potensi uranium di beberapa tempat. Misalnya di daerah Kalan, Melawi, Kalimantan Barat.

Selain Kalan, juga ditemukan di Sibolga Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dan Biak Papua. Diperkirakan besaran potensi uranium di Indonesia mencapai 7.000 ton.

Uranium pertama kali ditemukan di tambang perak di Republik Ceko pada 1789 oleh ilmuwan asal Jerman bernama Martin Klaproth. 

Martin melakukan analisis sampel mineral dengan memanaskannya dan mengisolasi material setengah logam yang saat itu masih asing, kemudian menamai unsur tersebut setelah planet Uranus ditemukan. Pada 1896, Henri Becquerel menemukan sifat radioaktif uranium.

Baca Artikel  Inspiratif! Fuad Hadzic 30 Tahun Puasa di Bawah Tanah

Kajian dan penelitian telah dilakukan terkait pengembangan uranium sebagai salah satu bahan bakar nuklir. Uranium merupakan batuan tambang, yang kemudian diproses jadi bubuk kuning (yellowcake) dan diproses lagi menjadi bahan bakar nuklir.

Bumi memiliki cadangan uranium yang cukup untuk memasok daya selama beberapa dekade ke depan. Saat ini, pembangkit listrik tenaga nuklir menggunakan uranium dan terkadang ditambah juga unsur plutonium.

Baca Juga: Jurusan Teknik di Indonesia, Dari Nuklir Sampai Pertambangan

Dalam satu kali proses, sebuah mesin reaktor hanya mengkonsumsi sekitar 3 persen dari uranium. Sehingga uranium ini dapat digunakan berulang-ulang, maka uranium bisa jadi sumber energi yang tidak terbatas.

Diharapkan pemanfaatan uranium Indonesia akan lebih jauh dikembangkan lagi. Sehingga bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, terutama untuk penelitian bahan bakar nuklir.

Baca Artikel  Pertambangan Berkelanjutan, Kunci Utama Menjaga Lingkungan

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer