Minggu, Juni 16, 2024
MinerbaBatubaraTeknologi Ultra Super Critical Mampu Tekan Emisi PLTU

Teknologi Ultra Super Critical Mampu Tekan Emisi PLTU

Teknologi Ultra Super Critical (USC) mampu menekan emisi yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Pasalnya teknologi USC dapat meningkatkan efisiensi pembangkit listrik dengan proses pengaturan tekanan dan suhu uap yang masuk ke dalam turbin.

Ketika tekanan dan suhu semakin tinggi, maka akan meningkatkan efisiensi dan membuat emisi karbon yang dihasilkan semakin rendah.

PLTU sendiri masih menjadi andalan dalam mengalirkan energi listrik, karena dinilai lebih murah dan ketersediaan batubara di Indonesia pun melimpah. Pada tahun 2019, PLTU berbasis batubara mengisi sekitar 61 persen pasokan energi listrik di Indonesia.

Demi mengembangkan PLTU yang lebih baik, perlu adanya teknologi inovasi. Penggunakan teknologi USC merupakan salah satu langkah yang dapat ditempuh.

Baca Artikel  Pertambangan Berkelanjutan, Kunci Utama Menjaga Lingkungan

Berdasarkan klaim, teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi pembangkit listrik hingga mencapai 15 persen dibandingkan teknologi non USC.

Selain itu, teknologi USC juga diklaim mampu membuat emisi yang dihasilkan PLTU jadi lebih rendah, sehingga membuatnya lebih ramah lingkungan.

Di Indonesia sudah ada beberapa PLTU yang menggunakan teknologi ini. Salah satunya PLTU Jawa 7 yang berlokasi di Serang, Banten.

PLTU terbesar di Indonesia tersebut memiliki kapasitas  2×1000 MW. Penggunaan teknologi USC pada PLTU ini sudah dimulai sejak 2019.

Adanya inovasi teknologi USC membuat penggunaan batubara yang melimpah di Indonesia, menjadi lebih maksimal dalam menghasilkan energi listrik.

Baca Juga : Indika Energy Siap Turunkan Emisi Karbon 10% di 2025

Baca Artikel  Danau Cantik Bekas Tambang Batu Bara Di Kaltim

Dengan begitu, harapan kedepannya teknologi USC ini dapat digunakan di PLTU seluruh Indonesia. Agar PLTU yang beroperasi di Indonesia termasuk ke dalam golongan PLTU ramah lingkungan dan rendah emisi.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer