Sabtu, September 18, 2021

Wow! Batubara Bisa Dimanfaatkan untuk Pupuk Ramah Lingkungan

Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) mensosialisasikan pemanfaatan batubara sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan, juga lebih murah ketimbang pupuk kimia.

Tidak hanya itu, pupuk ini juga dapat meningkatkan rata-rata produktivitas lahan tanah lebih dari 30% per hektar.

Pupuk berbahan baku batubara merupakan fosil tumbuhan yang terawetkan dan memiliki kandungan unsur hara yang nyaris sempurna, mulai dari nitrogen, kalium, fosfat, hidrogen, fosfor, zeng, kalsium, dan besi yang tak kurang dari 70 unsur makro dan mikro. Sehingga mampu memenuhi unsur hara tanah yang dibutuhkan.

Pupuk ini memiliki keunggulan mampu memperbaiki tanah dan lebih ramah lingkungan ini sangat bermanfaat bagi tanaman padi, sayur, buah, dan palawija.

Pupuk ini telah diuji coba di 16 provinsi di Indonesia, mulai bagian barat hingga bagian timur.

Saat ini, pupuk tersebut sudah diproduksi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan sasaran untuk mendukung pertanian perkotaan serta memperkuat kebutuhan pangan nasional di daerah-daerah yang selama ini menjadi lumbung padi nasional.

Berkat keunggulannya yang ramah lingkungan, pupuk batubara telah mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat serta telah mendapatkan hak paten dari United Nations Patent and Trademark Office (USPTO) untuk teknologi produksi pupuk berbahan dasar batubara pada 16 Juni 2020 lalu. 

Baca Juga : Limbah Batubara untuk Bangun Rumah? Emang Bisa?

Diharapkan, dengan adanya pupuk berbahan ini dapat menjadikan solusi bagi penggunaan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan yang selama ini masih menimbulkan limbah berbahaya dan merusak lingkungan.

Related Articles

Indonesia
68,942
Total active cases
Updated on September 18, 2021 4:25 am

Latest Articles