Selasa, Juni 15, 2021

3 Hal Ini Harus Dilakukan Ketika Umur Tambang Habis!

Meski demikian, ada teknik tersendiri untuk membersihkannya. Langkahnya yakni dengan mengambil tanah pada area pertambangan, kemudian mengolahnya dengan bahan kimia untuk memisahkan limbah yang tersisa.

Inilah salah satu alasan mengapa banyak perusahaan nakal, yang meninggalkan begitu saja lahan bekas pertambangan mereka. 

Reboisasi Areal Bekas Tambang

Mayoritas lingkungan yang rusak akibat pertambangan itu akibat dari adanya teknik pertambangan terbuka.

Biasanya teknik ini memerlukan galian yang cukup dalam dan luas. Belum lagi, selain menggunakan alat berat teknik pertambangan ini seringkali menggunakan bahan-bahan kimia yang bisa merusak organik dan unsur hara tanah. Kualitas tanah pun bisa saja turun drastis. 

Tidak dapat dipungkiri juga alam bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi pertanyaannya, butuh waktu berapa lama alam bisa kembali seperti semula?.

Di sinilah peran manusia dibutuhkan untuk mempercepat proses tersebut. 

Teknik yang dilakukan adalah dengan melakukan reboisasi, atau penanaman kembali tumbuhan yang ada di lokasi bekas tambang.

Dibutuhkan perbaikan kualitas tanah, pemilihan bibit yang tepat, proses penyemaian yang baik serta metode pendukung lain untuk mengembalikan kekayaan hayati di wilayah tersebut.

Alih Guna Lahan Bekas Tambang

Setelah dua hal di atas sudah dilakukan semua pastinya areal pertambangan bisa sehat kembali.

Walaupun cadangan sumber daya di dalamnya sudah habis, lokasi bekas tambang masih bisa memberikan keuntungan kok. Salah satu nya yakni dengan melakukan alih guna lahan. 

Beberapa perusahaan melakukan pertanian di areal bekas tambang, lokasi wisata baru, atau bahkan bisa menjadi lahan untuk peternakan hewan loh.

Related Articles

Indonesia
115,197
Total active cases
Updated on June 15, 2021 5:11 am

Latest Articles