4 Faktor Penentu Ketahanan Tambang di Masa Digitalisasi

3. Tenaga Kerja

Selanjutnya, perusahaan tambang dalam mengoperasikan teknologi baru tentunya memerlukan tenaga kerja yang mumpuni. Menemukan individu terbaik untuk mengisi posisi ini mungkin relatif sulit, karena mereka juga harus bisa melakukan regenerasi pekerja yang sudah memasuki usia tua. Maka dari itu, sudah seharusnya perusahaan tambang mempertimbangkan pendekatan khusus untuk bisa membangun tenaga kerja teknis yang interdisipliner.

4. Rantai Pasokan dan Kondisi Politik

Penyebaran virus corona telah memaksa sejumlah negara untuk menyadari sepenuhnya ketergantungan mereka pada komoditas logam dan mineral. Hal ini sekaligus telah mengubah cara pandang pemerintah terhadap proyek pertambangan dan logam.

Terciptanya strategi yang kritis dan membangun industri lokal tampaknya menjadi hal paling terpenting bagi mereka yang terlibat dengan kebijakan perindustrian. Kendati demikian, adanya krisis dan tidak stabilnya rantai pasokan telah membawa masalah ini ke kondisi politik sebuah pemerintahan.

Baca Artikel  Apa Aja si Sebenarnya Kerjaan Surveyor Tambang?