ilmutambang.com – Bekerja di sektor tambang memberikan banyak keuntungan, seperti gaji yang tinggi dan tunjangan yang besar.
Hal itu memang sebanding dengan risiko yang dihadapi para pekerja tambang. Misalnya, orang harus bekerja di tempat yang terpencil dan jauh dari keluarga serta masyarakat. Selain itu, tingginya potensi kecelakaan kerja di wilayah tambang.
Untuk mengantisipasi risiko kerja di pertambangan, para pekerja sebaiknya terlebih dahulu memahami beberapa aspek keselamatan kerja di pertambangan:
- Menggunakan APD Lengkap
Para pekerja tambang harus selalu menggunakan Alat pelindung diri (APD) yang memenuhi standar. Hal ini telah diatur oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor per.08/Men/VII/2010 tentang alat pelindung diri.
- Waspada dan Jangan Ceroboh
Para pekerja harus tetap waspada dan tidak ceroboh saat sedang bekerja. Hal ini akan menghindarkan pekerja dari kecelakaan kerja.
- Mengikuti Pelatihan Profesi Pekerja Tambang
Para pekerja harus mengikuti edukasi terkait nilai-nilai profesional saat bekerja. Secara berkala mereka harus mengikuti kembali pelatihan tersebut agar terus mengingat aturan dan nilai-nilai kerja tambang.
- Matangkan Perencanaan
Mematangkan perencanaan dengan memperhitungkan keselamatan sumber daya manusia, misalnya menambah waktu dan biaya pengerjaan sebuah proyek, agar pekerja dapat bekerja lebih tenang dan nyaman.
- Pengawasan Tim
Pengawasan harus tetap dilakukan terutama kepada tim yang sedang bekerja di wilayah tambang. Hal ini untuk menghindari kecerobohan saat bekerja.
Keselamatan kerja dan kesehatan para pekerja tambang merupakan prioritas utama industri pertambangan. Semua pemangku kepentingan di wilayah kerja tambang harus terus menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja.





