Bahkan terdapat beberapa produsen peralatan pertambangan yang berencana untuk menjadi 100% listrik dalam beberapa tahun kedepan, misalnya perusahaan Swedia Epiroc. Bisnis usaha tambang yang ingin berkelanjutan dapat meningkatkan peralatannya ke alat yang canggih dan lebih lebih tahan lama.
4. Merehabilitasi Situs Pertambangan
Teknik rehabilitasi lahan pertambangan dilakukan agar lahan bekas tambang menjadi produktif kembali atau mempercepat proses pemulihan lahan secara alami.
Rehabilitasi ini dilakukan dengan menggunakan biosolid untuk mengisi lapisan atas tanah yang sudah habis, sehingga menghasilkan vegetasi yang mampu mencegah erosi tanah hanya dalam waktu 12 minggu.
Rehabilitasi juga bisa dikombinasikan dengan teknik penggunaan batuan sisa untuk mengisi area yang digali, untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh pertambangan.
5. Hilangkan Pertambangan Ilegal
Pertambangan ilegal masih menjadi masalah yang signifikan bagi usaha industri tambang. Pertambangan ilegal seringkali menggunakan alat yang tidak cocok tanpa memperhatikan aturan mengenai dampak lingkungan.
Dengan mencegah operasi pertambangan ilegal dapat membantu memastikan bahwa pertambangan terikat oleh standar lingkungan dan memastikan akuntabilitas.
Masing-masing dari cara diatas akan melangkah jauh untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan untuk usaha pertambangan, baik secara fiskal maupun lingkungan.
Ditengah evolusi menuju ekonomi hijau, usaha tambang akan menjadi semakin penting dan memicu perkembangan teknologi yang berpeluang untuk keberlanjutan usaha tambang.
Dengan memperhatikan aspek lingkungan usaha tambang, dapat membantu menjaga sumberdaya bumi untuk dinikmati di masa depan.




