- Jhonlin
PT Jhonlin Baratama menjadi raksasa perusahaan batubara raksasa ketiga yang menguasai banyak izin tambang di Kalimantan Selatan.
Di Kalsel sendiri, Jhonlin lebih dikenal dengan panggilan Haji Isam. Selain batu bara, perusahaannya merambah ke berbagai sektor lewat anak perusahaan antara lain PT Jhonlin Marine and Shipping, PT Jhonlin Agro Mandiri, dan PT Jhonlin Air Transport.
- Hasnur Group
Usaha pertambangan batubara Hasnur Group kini ditangani langsung oleh dua anak perusahaan batubara, yaitu yaitu PT Energi Batubara Lestari yang mempunyai cadangan sebesar 80 juta MT, dan PT Bhumi Rantau Energi mempunyai cadangan sebesar 200 juta MT. Kedua perusahaan tersebut sama-sama berlokasi di Rantau, Kabupaten Tapin, Kalsel.
Disamping itu terdapat, Hasnur mempunyai beberapa proyek batubara yang saat ini dalam tahapan eksplorasi (IUP eksplorasi).
Selain itu, Hasnur juga memiliki pelabuhan khusus di Pendang, Kalimantan Tengah, dan juga terminal khusus batubara yang terletak di Sungai Putting dan Sungai Salai, Kalimantan Selatan.
- Bangun Banua Persada
Berbeda dengan perusahaan raksasa tambang batubara lainya, saham PT Bangun Banua Persada Kalimantan sebagian besar dimiliki oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, sebanyak 33% saham perusahaan dimiliki Pemprov Kalsel lewat PD Bangun Banua, sementara 31% saham dikuasai PT Hasnur Jaya Utama.
Sisanya, saham perusahaan ini dimiliki oleh koperasi TNI dan Polri antara lain Puskopolda 10 persen, Puskud 5 persen, Puskopad 10 persen, hingga KPN Adhyaksa.




