Senin, April 15, 2024
Berita Tambang5 Perusahaan Tambang Batubara Jadi Pahlawan Devisa Negara

5 Perusahaan Tambang Batubara Jadi Pahlawan Devisa Negara

Perusahaan Tambang Batubara – Melihat tingginya harga komoditas batubara yang sampai menyentuh US$428 per ton (19/9/2022),  Pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas Tarumanegara, Ahmad Redi menilai momen ini bisa membuat pendapatan dan devisa negara meningkat.

Harga batubara per Rabu (14/9/2022) mencapai US$463 per ton. Apabila dihitung, kenaikan harga tersebut mencapai 160 persen dalam setahun terakhir.

Menurut Ahmad, di tengah masa pandemi komoditas batubara telah menjadi salah satu sumber devisa, dan pendapatan yang diperoleh dari komoditas ini sangat membantu penerimaan negara yang saat ini terganggu dengan pelemahan ekonomi global akibat pandemi.

Merujuk data Dirjen Minerba sampai akhir Agustus 2022, realisasi penerimaan negara dari batubara sudah mencapai Rp91,47 triliun atau lebih dari dua kali lipat target tahun ini sebesar Rp 42,36 triliun. Sungguh lumayan besar bukan? 

Baca Artikel  Catat! Ini Manfaat Smelter Bagi Industri dalam Negeri

Punya hasil bumi yang begitu melimpah, khususnya sumber daya batubara, kira-kira siapa saja perusahaan yang beroperasi di industri ini dan menjadi penyumbang devisa negara indonesia? Penasaran? Simak informasinya di bawah ya!

Kideco Jaya Agung 

Perusahaan Kideco didirikan pada 1982 ini tercatat mampu menghasilkan batubara hingga 40 juta ton, dan beroperasi di Kalimantan Timur.

Kaltim Prima Coal

Perusahaan tambang terbesar berikutnya adalah PT Kaltim Prima Coal yang berada Kalimantan Timur dengan luas 84,000 hektar, yang kini dikelola oleh Bumi Resources.

Adaro Energy

Tambang batubara terbesar ada di Indonesia, yakni Adaro Energy dengan kapasitas 54 juta ton per tahun.

Bukit Asam 

Perusahaan tambang berikutnya adalah PT Bukit Asam yang menjadi salah satu holding dari MIND ID yang beroperasi di Sumatera Selatan.

Baca Artikel  Teknologi USC Untuk PLTU Batubara Ramah Lingkungan

Arutmin Indonesia

Perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang terakhir adalah perusahaan yang beroperasi di bidang produksi batubara untuk pembangkit listrik dan pabrik-pabrik industri. Produk yang ditawarkan berupa batubara sub bituminous, batubara bituminous, dan produk batubara.

Itulah empat perusahaan tambang batubara yang jadi sumber devisa negara. Melihat besarnya penerimaan negara dari industri batubara, semoga bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer