Sabtu, September 18, 2021

Anak Tambang Wajib Tahu Nih Apa itu Land Clearing!

Land Clearing atau pembukaan lahan adalah proses pembersihan lahan sebelum  dimulainya kegiatan tambang, pertanian, perkebunan, atau penambangan/pembangunan suatu proyek konstruksi. 

Sebelum melakukan kegiatan pembukaan lahan, terdapat beberapa syarat yang harus diperhatikan, diantaranya yaitu: 

a). Lahan yang akan dibuka bukan areal yang terlindungi atau termasuk area konservasi,
b). Perlu memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), 
c). Dilakukan kajian komprehensif dari berbagai kajian keilmuan untuk menghindari terjadi nya erosi, longsor, dan bencana lainnya.

Dalam kegiatan pertambangan, tentu terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan mengenai keanekaragaman hayati, sesuai dengan peraturan pemerintah sebelum melakukan kegiatan land clearing. 

Berikut proses pembukaan lahan untuk kegiatan pertambangan yang telah kami rangkum untuk anda ketahui :

Analisis Kelayakan Lingkungan

Sebelum dilakukannya land clearing atau pembukaan lahan untuk kegiatan pertambangan, perlu dilakukannya pengurusan perizinan terlebih dahulu. 

Dalam melakukan pengurusan perizinan tersebut, pengusaha juga perlu melakukan studi kelayakan lingkungan hidup dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). 

Selanjutnya, para pengusaha akan melakukan kegiatan untuk mengetahui kondisi lingkungan dan dampak nya seperti melakukan survey kondisi area tanah tambang, meneliti keadaan tanah, memeriksa saluran air, serta dampak bagi warga sekitar dan tanaman serta hewan yang tinggal di sekitar lokasi pembukaan lahan tambang.

Land Clearing atau Pembebasan Lahan

Setelah mengantongi izin dari pemerintah mengenai pembukaan lahan, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan proses pembebasan hutan untuk disiapkan menjadi lokasi pertambangan baru. 

Land clearing ini dilakukan dengan memotong pepohonan di sekitar lokasi, membabat, hingga membakar hutan.

Namun dalam proses ini, para pengusaha juga harus tetap memperhatikan dampak yang terjadi bagi warga sekitar, dan dampak yang sudah disesuaikan dengan analisis kelayakan sebelumnya.

Jaminan atau Proteksi Lingkungan Sekitar

Sebagai perusahaan yang mengelola pertambangan di lokasi baru tersebut, mereka diwajibkan untuk memberikan perlindungan dan jaminan keamanan serta kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar lokasi tambang. 

Baca Juga: Inilah Wajah Setrika Batubara Pertama di Dunia

Jaminan ini bisa diberikan dengan adanya peraturan perlindungan terhadap hewan-hewan yang berhabitat di lokasi tersebut dari perburuan liar, dan menjauhkan limbah dari saluran air warga.

Rehabilitasi Lingkungan

Setelah dilakukannya pembukaan lahan, proses terakhir yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan rehabilitasi terhadap lokasi yang terdampak pertambangan. 

Rehabilitasi ini dilakukan terhadap lubang-lubang bekas galian tambang agar tidak membahayakan warga sekitar.

Tidak hanya itu, rehabilitasi lingkungan ini juga bisa dilakukan dengan membangun lahan pembibitan untuk warga menanam bibit tanaman agar tetap bisa menjaga keanekaragaman hayati di sekitar lokasi tambang.

Related Articles

Indonesia
68,942
Total active cases
Updated on September 18, 2021 4:25 am

Latest Articles