Jumat, Mei 14, 2021

Simak Kisah Pekerja Tambang Menjalani Puasa Ramadan

Sebagian orang mungkin akan bertanya-tanya, di bulan suci Ramadan ini bagaimana para pekerja khususnya kaum muslim yang bekerja di tambang berjihad dan menjalankan puasa?

Lalu, pertanyaan lain yang muncul bagaimanakah sistem kerja dan jam berbuka yang diterapkan oleh setiap perusahaan tambang?

Dalam tulisan ini, kita menemukan sedikit lebihnya jawaban tersebut dalam gambaran dan kisah pekerja tambang yang ada di  kota Zenica, Bosnia.

Dimana terdapat sekelompok pria yang bekerja di tambang batubara yang letaknya jauh dari permukaan.

Para pekerja yang menjalankan syariat islam dengan sungguh-sungguh tidak akan makan, minum, dan merokok dari fajar hingga matahari terbenam.

Meskipun berpuasa, para pekerja tambang Bosnia tetap menjalani rutinitas kerja normal mereka, bersikeras tidak merasakan lapar, haus, atau lelah yang luar biasa.

“Bagi orang yang tidak mau menjalankan ibadah puasa selalu mudah mencari alasan. Kami bekerja keras, panas di sini, tapi kami ingin menjalankan ibadah puasa dan Allah SWT memberi kami kekuatan untuk bertahan,” kata Salih Doglod, seorang penambang Muslim di Bosnia.

Saat mendekati jam berbuka, para pekerja biasanya akan berkumpul untuk absen masuk lift ke terowongan tambang bawah tanah.

Mereka membawa serta kantong plastik transparan berisi makanan sederhana yang dibawa dari rumah untuk berbuka puasa. Letak tempat berbuka sekitar 500 meter di bawah permukaan.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Pekerja Tambang Gajinya Besar

Orang-orang di dalam terowongan tentunya tidak dapat menyaksikan matahari terbenam. Namun, untuk mengetahui jam berbuka, para penambang merujuk pada jam tangan dan ponsel cerdas mereka untuk mengetahui waktu yang tepat untuk duduk, membuka bungkus makanan, dan berbuka puasa bersama.

Related Articles

Indonesia
94,857
Total active cases
Updated on May 14, 2021 8:42 am

Latest Articles