ilmutambang.com – Jajanan bakpia memang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Timur. Bahkan, baru-baru ini Bakpia Sari Berkah 99 mampu masuk ke pasar nasional.
Kuliner yang kerap jadi oleh-oleh khas Yogyakarta ini, sekarang sudah diproduksi pasangan suami istri (pasutri) asal Paser, Kalimantan Timur yaitu Isyanto dan Nurwidayatun.
Namun apa yang diharapkan Isyanto dan istri, yaitu bakpia laris manis terjual kerap tak terjadi. Bakpia yang ia produksi di Jalan Garuda, Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser itu terkadang tak laku, tersisa, bahkan hingga akhirnya merugi.
Tetapi pria yang akrab disapa Yanto ini yakin, jika usahanya yang dinamai ‘Bakpia Sari Berkah 99’ akan semakin berkembang.
“Kami saat itu yakin bisa dan pasti ada pasarnya.” ujar Yanto.
Melalui semangat yang gigih agar produknya bisa laku, akhirnya Ia mengajukan permohonan dukungan dari pihak swasta, yaitu PT Kideco Jaya Agung.
Yanto menuturkan saat itu bakpianya masih dikemas secara tradisional. Akhirnya ia meminta untuk disokong dengan kemasan semenarik mungkin. Apa yang diinginkannya berjalan sesuai harapan.
“Saat itu kami dengan kemasan lama perbulannya hanya memproduksi 30 box. Saya yakinkan dengan kemasan baru penjualan akan meningkat, dan terbukti sekarang bisa 150 box sehari,” ungkap dia, yang juga Sekretaris Forum UMKM mitra Kideco di Paser.





