Selain berkonsultasi dengan Kideco, Yanto juga intens berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Desa Klempang Sari, pihak Kecamatan Kuaro, Disporapar, Disperindagkop hingga Dinas Kesehatan untuk izin edarnya.
“Kami sangat apresiasi peranan dari dinas-dinas terkait. Termasuk dari Disporapar yang menyertakannya ikut pelatihan di Yogyakarta,” ujarnya.

Melihat perkembangan usahanya cukup lumayan pesat, bersama sang istri saat itu juga ia memutuskan perlu adanya tambahan tenaga baru.
Pertama memberdayakan kerabatnya untuk membantu, hingga kini memiliki delapan orang pekerja yang mana sebelumnya hanya mereka berdua. Bahkan sampai saat ini juga telah memiliki oven 2 deck 4 tray yang dapat memproduksi bakpia massal dan lebih cepat.
“Alhamdulillah sudah ada yang pesan sampai Sumatera dan Makassar. Saat ini juga sudah ada stand di Bandara (Sepinggan Balikpapan) untuk membantu pemasaran produk kami yang difasilitasi Kideco,” pungkas Yanto.




