Rabu, Februari 1, 2023
Berita TambangBarang Tambang Ini Penting untuk Pembangunan Industri Energi, Apa Itu?

Barang Tambang Ini Penting untuk Pembangunan Industri Energi, Apa Itu?

ilmutambang.com – Hingga saat ini Logam Tanah Jarang (LTJ) merupakan sektor pertambangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk pembangunan industri energi. Namun sayangnya belum manfaatkan secara optimal. 

Padahal Logam Tanah Jarang sangat dibutuhkan untuk pembangunan industri energi. Berdasarkan hasil penelitian ternyata Pulau Singkep merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam tiga besar penghasil timah terbesar di Indonesia.

Logam tanah jarang merupakan kumpulan 17 unsur kimia pada tabel periodik, terutama 15 lantanida ditambah skandium dan itrium.

Skandium dan itrium merupakan logam langka karena sering ditemukan pada deposit-deposit bijih lantanida dan memiliki karakteristik kimia yang mirip dengan lantanida.

Baca Artikel  Sawahlunto, Kota Wisata Tambang Berbudaya di Sumatera Barat

Meskipun namanya logam langka, tetapi logam-logam ini cukup melimpah jumlahnya di kerak bumi, dengan serium sebagai unsur paling melimpah ke-25 dengan 68 bagian per juta (mirip tembaga). 

Logam Tanah Jarang ini banyak dicari oleh banyak pihak, karena memiliki banyak manfaat dan digunakan sebagai bahan baku berbagai peralatan teknologi modern saat ini.

Logam Tanah Jarang merupakan bahan baku untuk baterai, telepon seluler, komputer, industri elektronika hingga pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ Angin (PLTB). 

Baca Artikel  Ini Fakta Bucket Wheel Excavator, Si Gagah Tukang Gali!

Logam Tanah Jarang juga merupakan bahan baku bagi industri pertahanan hingga kendaraan listrik.

Pengembangan Logam Tanah Jarang di Indonesia menghadapi beberapa kendala, seperti belum optimalnya penelitian atasnya. Kesulitan mengekstraksi sumber sekundernya, karena biasanya sudah terbawa sisa proses pengolahan tambang (tailing, filtrat). Hingga kini penguasaan potensi LTJ belum mencapai skala komersial.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer