Kamis, November 30, 2023
Berita TambangCadangan Nikel Melimpah, Indonesia Siap Gaet Investor Dunia

Cadangan Nikel Melimpah, Indonesia Siap Gaet Investor Dunia

ilmutambang.com – Data Kementerian ESDM tahun 2022 mencatat, cadangan komoditas nikel di Indonesia masih menjadi yang terbesar di dunia atau setara dengan 23 persen cadangan di dunia.

Secara total, Indonesia diperkirakan memiliki sumber daya nikel sekitar 17,7 miliar ton bijih dan 177,8 juta ton logam, dengan cadangan sekitar 5,2 miliar ton bijih dan 57 juta ton logam.

Menurut peta sebaran lokasi sumber daya dan cadangan nikel 2020, beberapa wilayah Indonesia yang memiliki kandungan nikel besar namun belum dieksplorasi (greenfield) itu tersebar di Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Peta tersebut juga menunjukan, di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan/Kontrak Karya (IUP/KK) nikel di Pulau Sulawesi menunjukkan, Sulawesi Tenggara 77 persen berpotensi pembawa mineralisasi namun belum ada WIUP dengan potensi cadangan 2,6 miliar ton.

Baca Artikel  Mengenal Risiko Profesi Penambang Bawah Tanah Saat Bekerja

Selain itu, wilayah Maluku 43 persen berpotensi pembawa mineralisasi namun belum ada Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dengan cadangan 1,4 miliar ton. Sedangkan Papua potensi cadangan 0,06 miliar ton dengan wilayah potensi pembawa mineralisasi belum ada WIUP sebesar 98 persen.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif, menyatakan untuk meningkatkan jumlah cadangan nikel diperlukan eksplorasi wilayah greenfield.

Dia juga menyebut, peluang eksplorasi ini juga masih sangat terbuka bagi yang akan melakukan kegiatan penambangan nikel di Indonesia.

“Jadi sebenarnya umur (nikel) tadi dan jumlah cadangan dan sumber daya akan bertambah kalau tingkat eksplorasi ini kita giatkan. Nah, tentu diperlukan investasi yang tidak sedikit. Ini yang perlu diupayakan untuk meningkatkan cadangan yang ada,” jelas Irwandy.

Baca Artikel  Pesona Keindahan Wisata Bekas Tambang Arosbaya, Reliefnya Cantik

Melihat wilayah greenfield nikel yang masih luas dan menjanjikan dengan potensi cadangan yang besar dan peluang industri hilir nikel yang masih dibutuhkan tersebut, Indonesia adalah pilihan yang menarik untuk dilakukan pengembangan investasi pada sektor pertambangan nikel.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer