Sabtu, September 18, 2021

Dari Pertambangan Ke Pariwisata! Wujud Tambang Berkelanjutan

Pertambangan menjadi salah satu industri yang tengah mengupayakan keberlanjutan nya terutama di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia, salah satu cara yang dilakukan perusahaan yakni dengan mengubah lahan bekas pertambangan menjadi lokasi pariwisata sebagai wujud tambang berkelanjutan.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa objek wisata yang sebenarnya merupakan bekas pertambangan.

Pariwisata pertambangan mampu meningkatkan kesejahteraan pada penduduk dan lingkungan sekitar.

Bekas pertambangan juga menjadi mampu dicitrakan sebagai sesuatu objek yang menarik, sehingga tidak sekedar dianggap sebagai puing-puing.

Dalam beberapa kasus, pariwisata bekas pertambangan bahkan mampu menawarkan kembali citra baru kepada khalayak berkat kreativitas dan aksi kolaborasi para pemangku kepentingan. 

Menjadikan lokasi tambang sebagai lokasi pariwisata menjadi salah satu wujud dari tambang berkelanjutan.

Karena ketika aktivitas tambang mulai menurun hingga kehilangan produksi, lokasi tersebut akan rawan ditinggalkan oleh penduduknya dan diperparah dengan kerusakan lingkungan. 

Maka dari itu, inisiatif untuk mentransformasi lokasi pertambangan menjadi objek pariwisata dinilai mampu mengembalikan kejayaan lokasi dan lingkungan sekitarnya.

Tidak hanya itu, menjadikan lokasi tambang sebagai pariwisata juga menunjukkan bahwa manajemen lokasi selaras dengan pembangunan berkelanjutan pada aspek ekonomi, lingkungan, dan budaya.

Baca Juga: Bangka Belitung Ubah Bekas Tambang jadi Lahan Produktif!

Pengembangan pariwisata bekas tambang berbasis sejarah khususnya, mampu memancarkan energi baru dari suatu lokasi yang menjadi basis transformasi untuk masa depan.

Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat, yang diwujudkan dalam penyaluran kreativitas dan inovasi.

Tidak hanya, menjadikan lokasi bekas pertambangan sebagai pariwisata akan menghasilkan efek berganda (multiplier effect) pada sektor lainnya seperti pertanian, perikanan, maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Related Articles

Indonesia
68,942
Total active cases
Updated on September 18, 2021 2:47 pm

Latest Articles