Jumat, Agustus 6, 2021

Bangka Belitung Ubah Bekas Tambang jadi Lahan Produktif!

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dikenal sebagai daerah penghasil bijih timah nomor dua terbesar di dunia ini, kini tengah melakukan upaya untuk ubah wilayah bekas tambang jadi lahan produktif untuk mendorong perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Tidak hanya untuk mendorong perekonomian masyarakat, upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Belitung untuk menjadikan kolong dan bekas tambang jadi lahan produktif juga dilakukan untuk mengurangi dampak yang tidak baik dari lahan bekas tambang timah Babel yang sudah ada sejak 1711.

Upaya Pemda Bangka Belitung untuk mengubah lahan bekas tambang telah dilakukan sejak 2015 dan menjadikannya sebagaiĀ  sawah, pengembangan palawija, peternakan sapi, pelestarian flora fauna endemik terancam punah, serta sebagai destinasi wisata baru yang menjadi salah satu andalan pemerintah Babel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Tidak hanya itu, saat ini Pemda Bangka Belitung juga tengah berupaya mengembangkan tanaman porang di lahan bekas tambang timah dalam program pemerintah untuk mengembangkan komoditas ekspor di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga: Simak Cara & Syarat Agar Bisa Ekspor Olahan Mineral!

Tidak hanya itu, kolong-kolong bekas tambang timah juga dimanfaatkan untuk budidaya perikanan air tawar, payau, udang, dan kepiting untuk mendorong produksi dan ekspor perikanan di Kepulauan Belitung.

Bahkan, kolong tambang timah juga dijadikan sebagai tempat pengembangan energi terbarukan, untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

Related Articles

Indonesia
518,310
Total active cases
Updated on August 6, 2021 2:08 am

Latest Articles