Jumat, Agustus 6, 2021

“Drone Fixed Wing” Teknologi Pengawasan Tambang Minyak

Drone Fixed Wing merupakan terobosan teknologi terbaru yang berfungsi untuk membantu kegiatan pengawasan jaringan pipa dan tambang minyak ilegal. 

Alasan pembuatan drone fixed wing karena produksi dan pengangkutan minyak mentah di Indonesia sudah lama mengalami masalah keamanan, seperti pencurian.

Pencurian minyak mentah biasanya dilakukan melalui penambangan liar dan pengeboran ilegal.

Adanya tindakan illegal tapping yang memiliki modus membocorkan pipa yang aktif ini bisa mempengaruhi kondisi lingkungan di sekitar pipa menjadi tercemar. 

Jika tidak ditangani dengan cepat, maka akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang sangat besar. Hal yang sama berlaku untuk pengeboran sumur minyak ilegal.

Kepala SKK Migas memperkirakan total produksi minyak dari sumur ilegal tersebut mencapai 10.000 barel per hari.

Hadirnya sumur ilegal faktanya malah membuat negara mengalami kerugian yang sangat besar, bukan hanya aksi pengeboran minyak ini, tapi juga penanggulangan pencemaran lingkungan karena tumpahan minyak yang berseliweran. Untuk membereskannya pasti akan memakan biaya yang besar.

Baca Juga: Millennials Wajib Tahu 4 Fakta Unik Tambang ini!

Cara konvensional yang biasa dilakukan oleh perusahaan minyak dalam mencegah pencurian minyak dengan menggunakan tenaga pengamanan yang melakukan patroli 24 jam.

Namun, jaringan pipa yang sangat panjang tentunya hanya akan menyulitkan petugas patroli saja.  

Sehingga para pelaku pencurian memanfaatkan area-area yang sulit dijangkau tersebut untuk melakukan aksinya. 

Related Articles

Indonesia
518,310
Total active cases
Updated on August 6, 2021 2:08 am

Latest Articles