Sabtu, September 18, 2021

Harga Batubara Meroket! Industri Pelayaran Kecipratan Berkah

Meroketnya harga batubara akhir-akhir ini juga membawa berkah bagi industri pelayaran khususnya perusahaan yang melayani pengapalan batubara. 

Meroketnya harga batubara seiring dengan target produksi yang terjadi sejak akhir tahun lalu otomatis memberikan dampak bagi industri pelayaran, yang aktivitasnya meningkat sekitar 5-10%. 

Bahkan untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga batubara ini, sejumlah perusahaan akan menambah armada kapal pengangkut batubara di tahun ini. Dampak positifnya sendiri sudah tercermin dari kinerja di Semester I 2021, yakni adanya peningkatan laba bersih yang diperoleh perusahaan pelayaran mencapai US$2 juta. 

Menurut industri pelayaran, pemain batubara memiliki daya jual yang bagus seiring dengan kenaikan harga sehingga akan terus membutuhkan jasa pengapalan yang baik serta mampu membayar industri pelayaran dengan rate yang bagus pula.

Tren meningkatnya permintaan terhadap industri pelayaran kapal pengangkut batubara ini diproyeksikan akan berlanjut hingga akhir tahun 2021. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya laba bersih perusahaan hingga 1,5-2 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Tidak hanya itu, angkutan ke pasar luar negeri di tahun ini juga diproyeksikan akan meningkat dua hingga tiga kali lipat terutama untuk angkutan batubara.

Baca Juga : Harga Batubara Acuan Januari Meroket ke US$ 75 Per Ton

Sejumlah perusahaan industri pelayaran juga berencana akan menambah armada, khususnya kapal tongkang untuk mengangkut batubara. Selain batubara, industri pelayaran juga akan memfokuskan pengangkutan nikel dan bahan bakar.

Related Articles

Indonesia
68,942
Total active cases
Updated on September 18, 2021 7:37 am

Latest Articles