Minggu, April 14, 2024
Berita TambangTerus Membara! Harga Batubara Naik Lagi Hampir 3 Persen

Terus Membara! Harga Batubara Naik Lagi Hampir 3 Persen

Harga batubara kembali naik. Pada perdagangan Kamis (15/9/2022) harga batubara kontrak Oktober di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 439,2 per ton. Harganya menguat 2,46% dibandingkan hari sebelumnya.

Menguatnya harga batubara kemarin memperpanjang tren positif si emas hitam yang sudah menguat sejak Selasa. 

Dalam sepekan, harga batubara sudah menguat 1,04% secara point to point. Dalam sebulan, harga batu bara melonjak 7% sementara dalam setahun melesat 144,9%.

Kembali membaranya harga batubara disebabkan beberapa faktor, mulai dari naiknya harga gas di Eropa.

Harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) kemarin tercatat 217,88 euro per megawatt-jam (MWH). Harga tersebut melonjak 19,2% dalam sehari. Kenaikan harga gas tersebut tentu langsung berimbas langsung ke harga batubara karena batubara merupakan salah satu sumber energi alternatif.

Baca Artikel  Batubara Mampu Terangi Indonesia Sampai 300 Tahun

Selain faktor naiknya harga gas, kenaikan harga pasir hitam juga ditopang masih tingginya permintaan dari Eropa karena mulai beroperasinya kembali sejumlah pembangkit listrik batubara dalam waktu dekat, salah satunya Jerman. 

Negara yang terletak di Eropa Tengah itu sudah menghidupkan kembali pembangkit batubara Hayden di Petershagen, dekat Hanover dan di Mehrum.

Selain Jerman, mengutip the Guardian, Inggris juga akan memperpanjang usia pembangkit batubara Uniper SE. Salah satu unit mereka Ratcliffe-1 seharusnya pensiun pada September 2022 tetapi diperpanjang hingga dua tahun ke depan untuk menghasilkan energi listrik. 


Melihat permintaan batubara yang cukup tinggi di Eropa, bukan hal yang mustahil apabila harga batubara akan terus melonjak selama beberapa pekan ke depan. 

Baca Artikel  Target Produksi Kideco Meningkat Jadi 35,7 Juta Ton

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer