Senin, April 15, 2024
Berita TambangTerpuruk Beberapa Pekan, Kini Harga Batubara Terbang 9 Persen Lebih!

Terpuruk Beberapa Pekan, Kini Harga Batubara Terbang 9 Persen Lebih!

ilmutambang.com –  Harga batubara pada perdagangan hari pertama pekan ini langsung terbang. Pada perdagangan Senin (6/2/2023), harga batu kontrak Maret di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 243 per ton. Harga di angka ini menjadi yang tertinggi sejak 31 Januari 2023 atau dalam empat hari terakhir.

Harganya naik 9,21 persen dibandingkan perdagangan hari terakhir pekan sebelumnya di angka US$ 225 per ton. 

Naiknya harga batubara ini menjadi kabar gembira setelah harga si emas hitam ini sempat terpuruk beberapa pekan. Diketahui, batubara terus menerus melemah sejak 30 Januari 2022 atau dalam lima hari perdagangan sebelumnya. 

Melambungnya harga batubara ditopang oleh sejumlah faktor mulai dari naiknya harga gas, sentimen positif dari China serta prakiraan suhu yang lebih dingin di Eropa.

Baca Artikel  Berkat Royalti Batubara, PNBP Minerba 2022 Capai Rp185 Triliun

Harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) jatuh 0,38 persen ke posisi 58,11 euro per megawatt hour (MWh) pada perdagangan kemarin. Batubara merupakan sumber energi alternatif bagi gas sehingga harganya saling mempengaruhi.

Kenaikan tersebut terjadi setelah sejumlah lembaga memperkirakan suhu wilayah Eropa bagian tengah dan selatan akan turun drastis sejak pekan ini.

Faktor yang membuat harga batubara juga naik karena sentimen positif dari China. Setelah menjalani pekan yang “adem” pasca libur Hari Raya Imlek, aktivitas ekonomi Tiongkok diproyeksikan mulai perlahan naik.

Baca Artikel  Kabar Baik Datang! Harga Batubara Bangkit 2 Persen Lebih

Mengutip situs S&P Global, China diperkirakan akan meningkatkan permintaan batubara pada pekan ini setelah libur panjang. Selain itu, pasar juga tengah memonitor sejauh mana pembangkit listrik batubara di India akan mengisi suplai untuk bahan bakar. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer