Ilmu Geofisika dan Tambang, Ada yang Tahu Hubungan Keduanya?

Untuk mengetahui kandungan sumber daya alam di lapangan, geofisikawan melakukan berbagai metode geofisika yang meliputi: 

Metode Seismik, untuk mempelajari bawah permukaan bumi berdasarkan kecepatan penjalaran gelombang getar/gempa, yang sangat berhubungan dengan densitas dan modulus elastisitas batuan bawah permukaan. Alat yang digunakan adalah seismometer, yang terdiri dari geophone sebagai penerima gelombang getar, sumber getaran (palu, ledakan, dll) dan alat seismometer sebagai pemroses sinyal. Metode seismik ini digunakan untuk mencari sumber minyak bumi di laut dan di darat. 

Metode Gravitasi/Gaya berat untuk mengukur nilai gaya berat suatu kawasan berdasarkan perbedaan densitas/massa jenis batuan bawah permukaan bumi. Alat yang digunakan adalah gravimeter, yang sangat sensitif untuk mengukur percepatan gravitasi bumi. 

Baca Artikel  Mengenal Ilmu Geofisika dan Aplikasinya di Industri Tambang

Metode Magnetik untuk mempelajari bawah permukaan bumi berdasarkan sifat kemagnetan batuan. Karena sifat kemagnetan batuan sangat bergantung pada sifat suseptibilitas dan remanen magnet yang sudah ada sejak zaman baholak. Alat yang digunakan adalah Magnetometer, untuk memetakan bijih besi bawah permukaan bumi.