Jumat, Agustus 6, 2021

Induk Usaha Kideco Tingkatkan Produksi Batubara di 2021

Head of Corporate Communication PT Indika Energy Tbk (INDY) Ricky Fernando mengatakan, salah satu penyebab kenaikan harga batubara saat ini adalah adanya indikasi peningkatan impor batubara dari China.

Saat ini, Ricky menyebut industri energi masih didominasi oleh peranan batubara dikarenakan harganya yang kompetitif, infrastruktur dan logistik yang relatif lebih mudah, serta perkembangan teknologi batubara itu sendiri. 

Namun melihat tren energi global dan nasional, INDY melihat potensi energi lainnya untuk mendukung keberlanjutan energi di Indonesia.

“Melihat hal ini kami tetap fokus untuk menjaga efisiensi operasional dan kesinambungan produksi sehingga mampu menyesuaikan permintaan saat ini,” ujar Ricky.  

Ke depan, Ricky mengatakan Indika Energy terus bertransformasi menjadi perusahaan dengan bidang usaha yang terdiversifikasi. 

Tujuan dari diversifikasi usaha ini adalah untuk mengurangi eksposur terhadap komoditas batubara dan juga sebagai sumber pertumbuhan baru.

Inisiatif dalam mewujudkan strategi tersebut, diantaranya melalui pembangunan terminal penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Kariangau, Kalimantan Timur untuk ExxonMobil yang mulai beroperasi pada awal November 2020. 

INDY juga terus mengawal pengembangan proyek Awak Mas, yang merupakan konsesi tambang emas di Sulawesi Selatan.

Selain itu, INDY juga fokus dan memperkuat komitmen untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan bertanggung jawab melalui implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Related Articles

Indonesia
518,310
Total active cases
Updated on August 6, 2021 4:20 am

Latest Articles